Pemilu 2019
Tiba-tiba Jatuh Saat Berwudhu, Polisi Kaltim Gugur Saat Jalani Tugas Pengamanan Pemilu 2019
Salah satu personel yang bertugas di Polda Kaltim meninggal dunia. Namanya AKP Suratno.
Penulis: Muhammad Fachri Ramadhani |
Duka menyelimuti keluarga almarhum Dany Faturrahman (41), anggota KPPS TPS 03, Jalan Biawa yang meninggal dunia usai menjalankan tugasnya.
Sekitar pukul 12.00 Wita, jenazah dimakamkan diperistirahatan terakhirnya, di TPU Kenangan, jalan Sentosa.
Isak tangis mengiringi pemakaman.
Selain keluarga, kerabat, dan sesama anggota KPPS, turut hadir Ketua KPU Kaltim, Rudiansyah dan Ketua KPU Kota Samarinda, Firman Hidayat.
Bahkan, Ketua KPU Kaltim, Rudiansyah tampak ikut serta dalam proses penguburan jenazah.
KPU Kaltim dan KPU Samarinda sangat berduka dengan meninggalnya korban.
"Pertama, kami ucapkan bela sungkawa kepada keluarga, yang bersangkutan meninggal setelah menyelesaikan tugasnya sebagai anggota KPPS," ucapnya, Kamis (18/4/2019).
Dia berharap, seluruh penyelanggara Pemilu 2019 untuk menjaga kesehatannya, pasalnya setelah ini masih ada tahapan rekapitulasi.
"Semua harus jaga kesehatannya.
Karena mereka yang bertugas ini lebih kerelawanan, mau membantu penyelenggaraan Pemilu, tapi kami semua ikhlas untuk negara ini," ungkapnya.
Sementara itu, Kapolda Kaltim, Irjen Pol Priyo Widyanto yang datang ke rumah duka bersama jajaran pimpinan Polda Kaltim, Brimob dan Polresta Samarinda menjelaskan, dari informasi yang diterimanya, korban memiliki riwayat sakit maag akut.
"Informasi dari keluarga, yang bersangkutan punya penyakit maag akut," jelasnya.
Namun demikian, faktor kelelahan selama bertugas di TPS diduga kuat jadi sebab korban menghembuskan nafas terakhir.
"Faktor kelelahan, karena frekuensi tugas yang cukup melelahkan, mulai pagi hingga subuh, pasti capek," pungkasnya.

Diberitakan sebelumnya, anggota KPPS yang meninggal bernama Dany Faturrahman (41), yang bertugas di TPS 03, jalan Biawan, Gang Semangat (10), RT 7, Kelurahan Sidomulyo, Kecamatan Samarinda Ilir, Kota Samarinda.