Pemilu 2019
VIDEO EKSKLUSIF - Suasana Pemilu 2019 di Sebatik, Perbatasan Indonesia - Malaysia, Begini Tradisinya
Gempita Pemilu 2019 juga dirasakan warga Sebatik, Nunukan, Provinsi Kalimantan Utara. Warga pun sukarela meminjamkan kolong rumahnya sebagai TPS
Penulis: Aris Joni | Editor: Amalia Husnul A
TRIBUNKALTIM.CO, NUNUKAN - Gempita pemilihan umum atau Pemilu 2019 juga dirasakan warga Sebatik, Kabupaten Nunukan, Provinsi Kalimantan Utara.
Wilayah perbatasan dengan negara tetangga, Malaysia ini juga diwarnai hingar bingar suasana Pemilu 2019.
Salah satu tradisi setiap Pemilu di Sebatik adalah kolong rumah jadi Tempat Pemungutan Suara atau TPS.
Warga pun sukarela dan bersuka cita menawarkan kolong rumanya untuk dijadikan TPS.
Berbeda dengan halnya TPS pada umumnya yang menggunakan tenda atau serobong di beberapa daerah lain di Indonesia.
Salah seorang pemilik rumah, Muskarim mengatakan, kolong rumah dijadikan TPS sudah menjadi hal biasa di tempat tinggalnya.
Namun untuk lokasi rumah yang diajukan nantinya akan dipilih oleh penyelenggara pemilu dan Pemerintah.
Kebetulan ucap dia, rumahnya menjadi rekomendasi untuk dijadikan TPS, karena dianggap representatif dan luas.
Dan Muskarim juga tidak terikat oleh parpol apapun dan caleg manapun.
"Saya sih setuju saja rumah dijadikan TPS.
Saya juga tidak pernah ikut parpol atau timses caleg," ujarnya.
Untuk dekorasi dan hias TPS, semuanya dilakukan oleh panitia.
Sedangkan dirinya hanya meminjamkan tempat secara sukarela.
"Saya pinjamkan saja, ini juga bagian kontribusi saya biar pemilu lancar di Sebatik Utara ini," katanya kepada Tribunkaltim.co, Selasa (16/4/2019) lalu.
Sementara itu, pemilik lainnya, Ridwan menuturkan, rumahnya sudah sering dijadikan TPS oleh panitia, karena dirinya juga merupakan bagian dari Panitia Pemungutan Suara (PPS), sehingga dirinya secara sukarela menyediakan tempatnya untuk menjadi TPS.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/salah-satu-tps-di-sebatik-yang-menggunakan-kolong-rumah-warga.jpg)