Kilas Sejarah Terbentuknya Provinsi Kaltara, Berawal dari Daerah Istimewa Bulungan

PROVINSI Kalimantan Utara kini menginjakkan usianya ke-6 tahun, tepat 22 April 2019. Bagaimana provinsi termuda di Tanah Air ini lahir?

Kilas Sejarah Terbentuknya Provinsi Kaltara, Berawal dari Daerah Istimewa Bulungan
TRIBUN KALTIM/ Muhammad Arfan
Gubernur Kaltara Irianto Lambrie dan Wagub Udin Hianggio berfoto bersama Kapolda Brigjen Pol Indrajit dan petinggi instansi lainnya di Kaltara saat peringatan Hari Jadi ke-6 Kalimantan Utara, Senin (22/4/2019) di Lapangan Agatis, Tanjung Selor. 

TRIBUNKALTIM.CO - PROVINSI Kalimantan Utara kini menginjakkan usianya yang ke-6 tahun, tepat 22 April 2019. Lantas bagaimana provinsi termuda di Tanah Air ini lahir?

Kaltara dahulu merupakan wilayah Kesultanan Bulungan sebagai salah satu Daerah Istimewa di wilayah Kaltim berdasarkan UU Nomor 25 Tahun 1956.

PERUBAHAN status Daerah Istimewa Bulungan menjadi Kabupaten Bulungan yang merupakan salah satu dari 6 (enam) Daerah Tingkat II di Provinsi Kalimantan Timur didasarkan pada Undang-Undang Nomor 27 Tahun 1959.

Empat PLBN Baru akan Dibangun ada di Kaltara, Ini Lokasi dan Anggarannya

Bawaslu Bulungan Patroli hingga Pagi, Kumpulan Warga Berlarian saat Didatangi Petugas

Gubernur: Kaltara akan Jadi Sumber Energi Terbesar di Asia Tenggara

Perkembangan pemerintahan dan kemajuan pembangunan di wilayah Kabupaten Bulungan yang sangat dinamis, maka pada tahun 1982, Kecamatan Tarakan berdasarkan PP Nomor 47 Tahun 1981 berubah status menjadi Kota Administrasi Tarakan.

Selanjutnya pada tahun 1986 dalam wilayah Kabupaten Bulungan dibentuk 2 wilayah pembantu bupati, masing-masing Pembantu Bupati Bulungan Wilayah Pantai berkedudukan di Nunukan dan Pembantu Bupati Wilayah Tana Tidung berkedudukan di Malinau.

Suasana Ibu Kota Provinsi Kaltara, Bulungan, Tanjung Selor disaat malam hari
Suasana Ibu Kota Provinsi Kaltara, Bulungan, Tanjung Selor disaat malam hari (Tribunkaltim.co/ Siti Zubaidah)

Pada saat yang bersamaan, di wilayah utara Kalimantan Timur dibentuk pula Pembantu Gubernur Wilayahnya Utara yang berkedudukan di Kota Administratif Tarakan.

Pada tahun 1997, menjelang akhir masa pemerintahan orde baru, melalui Undang-Undang Nomor 29 Tahun 1997, telah ditetapkan daerah otonomi baru di wilayah Kabupaten Bulungan yaitu Kotamadya Tarakan sebagai daerah otonom ketujuh di Provinsi Kalimantan Timur.

Seleksi Paskibraka Nasional, Pemprov Kaltim Berharap Bisa Masuk Tim Elite

TRIBUN WIKI - Hari Jadi ke-6 Kaltara, Berawal dari Daerah Istimewa Bulungan

Selanjutnya di era reformasi yang ditandai dengan Undang-Undang Nomor 22 Tahun 1999 tentang Pemerintahan Daerah, berdampak pada status pembantu bupati menjadi tidak jelas.

Atas kondisi tersebut, Bupati Bulungan yang saat itu dijabat RA Bessing yang didukung oleh DPRD Bulungan dan Pemprov Kalimantan Timur telah mengambil langkah tepat dan strategis.

Dia berjuang meningkatkan status 2 wilayah Pembantu Bupati menjadi 2 daerah otonom di Kabupaten Bulungan.

Halaman
12
Penulis: Muhammad Arfan
Editor: Sumarsono
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved