Rabu, 22 April 2026

Banyak Petugas Pemilu Meninggal, Ini Saran Komisioner KPU PPU Feri Mei Efendi

Komisioner KPU PPU Feri Mei Efendi menyarankan agar dilakukan evaluasi terhadap pelaksanaan Pemilu 2019 ini yang banyak menelan korban jiwa

Penulis: Heriani AM | Editor: Samir Paturusi
TribunKaltim.Co/Heriani AM
Komisioner KPU PPU, Feri Mei Efendi 

TRIBUNKALTIM.CO, PENAJAM - Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Penajam Paser Utara (PPU), turut prihatin dan berduka atas sejumlah kejadian buruk yang terjadi saat  dan  pasca Pemilu 2019.

"Pemilu 2019 kan serentak, dan ini sejarah untuk bangsa kita karena penyelenggaraan Pileg dan Pilpres digabung.

Sejarah yang kedua, kami turut berduka atas banyaknya teman-teman penyelenggara kita, khususnya KPPS yang gugur.

Merekalah sebenarnya ujung tombak kami, merekalah sebenarnya pejuang demokrasi kita," kata Feri Mei Efendi, Komisioner Bidang Hukum KPUD PPU, Senin (29/4/2019).

Penyelenggara yang meninggal bukan hanya anggota KPPS, namun juga dari kepolisian, Linmas serta Bawaslu, yang menurut Feri merupakan pelajaran berharga untuk kemudian hari.

"Merupakan pelajaran berharga dan memilukan buat kita semua.

Tentu pimpinan kami di KPU Pusat sedang melakukan evaluasi, dan poin-poin evaluasi tersebut  akan disampaikan kepada pemerintah untuk ditindak lanjuti," imbuhnya.

Feri berharap pemilu selanjutnya tidak seperti pemilu saat ini.

"Termasuk juga honor KPPS, yang bisa dikatakan di Kaltim itu miris dengan Rp 550.000 dan Rp 500.000 untuk anggota, itupun dipotong pajak.

Bayangkan, dia kerja mulai subuh ketemu pagi. Belum lagi sebelumnya sempat bikin tenda, mengawal atau memantau logistik yang datang. Itu melelahkan," ucapnya.

Feri berharap, honor untuk KPPS di Pemilu selanjutnya harus ditambah, minimal menyesuaikan kondisi wilayah.

"Honornya jangan dipukul rata sama setiap wilayah. Kami di provinsi beberapa kali menyinggung soal kesejahteraan, walaupun kami tidak bisa berbuat banyak.

Yang pasti santunan sudah diusulkan dan Insya Allah akan disetujui oleh Menteri Keuangan. Setidaknya bisa sedikit meringankan," lanjutnya.

Feri mengaku tidak menyangka, di Pemilu 2019 ini, banyak jatuh korban.

"Untuk selanjutnya, tim kesehatan dari tiap puskesmas bisa memantau pada hari H di TPS-TPS.

Sumber: Tribun Kaltim
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved