Breaking News:

Pemilu 2019

Selain Meninggal/Cacat Permanen, KPPS Luka Juga Dapat Santunan, Berikut Rinciannya

Terkait santunan petugas KPPS tersebut, Menkeu Sri Mulyani Indrawati telah mengirimkan surat bernomor S-316/KMK.02/2019 kepada pimpinan KPU

Penulis: Doan Pardede | Editor: Amalia Husnul Arofiati
tribunkaltim.co/christoper desmawangga
Jenazah Dany Faturrahman (41) diangkat warga sekitar guna dishalatkan sebelum dimakamkan di TPU Kenanga, jalan Sentosa, Samarinda, Kamis (18/4/2019). Petugas KPPS ini meninggal dunia setelah menunaikan tugasnya. 

TRIBUNKALTIM.CO - Pemerintah akan memberikan santunan Petugas Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara atau santunan petugas KPPS yang meninggal dunia dan sakit selama dan sesudah melaksanakan tugasnya dalam penyelenggaraan Pemilihan Umum 2019 atau Pemilu Serentak 2019.

Terkait santunan petugas KPPS tersebut, Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati seperti dilansir setkab,.go.id, telah mengirimkan surat bernomor S-316/KMK.02/2019 kepada pimpinan Komisi Pemilihan Umum (KPU).

Sekretaris Jenderal (Sekjen) KPU Arief Rahman Hakim menjelaskan, besaran santunan petugas KPPS yang disetujui pemerintah melalui Menkeu bagi petugas KPPS dalam pelaksanaan Pemilu Serentak 2019 adalah :

- Santunan petugas KPPS yang meninggal Rp36 juta

- Santunan petugas KPPS cacat permanen Rp30,8 juta

- Santunan petugas KPPS luka berat Rp16,5 juta

- Santunan petugas KPPS luka sedang Rp8,250 juta.

“Besaran santunan ini berlaku sejak bulan Januari untuk petugas ad hoc KPU hingga berakhirnya masa kerja sesuai Surat Keputusan pelantikan/pengangkatan yang bersangkutan,” tulis Sri Mulyani dalam surat tersebut.

Dalam surat tertanggal 25 April 2019 itu, Menkeu menekankan, agar pelaksanaan pemberian santunan ini tetap memperhatikan prinsip keadilan, kewajaran dan kepatutan, serta dengan memperhatikan ketersediaan pagu kegiatan berkenan.

Berdasarkan data yang terhitung di KPU hingga Senin (29/4/2019) pukul 08.00 WIB, total ada 2.096 petugas KPPS dari 34 provinsi yang meninggal dan 2.151 orang sakit akibat kelelahan dalam melaksanakan tugasnya menyelenggarakan Pemilu Serentak.

Halaman
1234
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved