Harga Bawang Putih di Pasar Segiri Tembus Rp125 Ribu per Kg, Pedagang Sayur Jual Eceran per 5 Siung

Sementara itu, pedagang lain di pasar yang sama, Hernawati mengatakan, ia terpaksa menjual bawang putih dengan harga Rp 120 ribu per kg.

TRIBUN KALTIM / NALENDRO PRIAMBODO
Paino, pedagang sayur keliling terpaksa menjual bawang putih eceran seharga Rp 5 ribu per plastik berisi 5 siung, karena harga bawang putih naik Rp 125 per kg, Kamis (2/4/2019) 

Per hari ini, ia terpaksa menjual bawang putih dengan eceran yang lebih kecil. 1 kg bawang putih, ia pecah dalam 26 bungkusan plastik kecil. Tiap bungkus ia isi dengan 5-6 siung bawang putih yang dijual Rp 5 ribu per bungkus.

Jika dirata-rata, satu siung bawang putih, harganya seribu rupiah.

Totalnya, ia hanya ambil untung Rp 5 ribu per kg.

“Kalau ga begini, ga dapat untung, biar kecil,” katanya ditemui di sekitaran Jalan Dahlia, sambil menunggu rekannya.

Terpisah, Kabid Perdagangan, Dinas Perindakop dan UKM Provinsi Kaltim, Henni Purwaningsih, memaparkan, dari data Kementrian Perdagangan dan Pertanian, 90 persen kebutuhan bawang putih di Indonesia masih didatangkan dari Tiongkok dan sebagian kecil dari India.

“Jadi, kita belum bisa swasembada, karena produksi nasional hanya 10 persen,” katanya, ditemui di hari yang sama di kantornya.

Sementara, untuk Kaltim, ia menyebut, kebutuhan bawang putih masih bergantung dari barang import tadi.

Yang ia tahu, di pasar Induk, seperti Pasar Segiri Samarinda yang mendistribuskan bawang putih ke berbagai kota misalnya Samarinda, Bontang dan Kukar, kebutuhan rata-rata mencapai Rp 100 ton per bulan.

“Kalau menjelang hari raya besar keagamaan, misalnya kaya puasa ini, bisa naik 30 persen kebutuhannya,” katanya.

Dia menyebut, ada beberapa sebab, naiknya harga bawang putih di Samarinda dan kota yang bergantung dari suplai pasar induk di Kota Tepian.

Pertama, dari informasi yang ia dapat dari tim di bawah, bawang putih di tingkat distributor memang sedang menipis.

Informasi yang ia dapatkan, 11 importir nasional yang ditunjuk Kementerian Perdagangan dan Pertanian baru disetujui mendatangkan bawang putih beberapa hari lalu, berdekatan dengan pemilu.

“Informasinya, bawang putih sedang dalam pengiriman ke Samarinda. Sekitar tanggal 7-8 April ini, akan masuk,” katanya.

Sebab kedua, yang memicu kenaikan ini, adalah siklus tahunan mendekati hari-hari besar keagamaan.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Kaltim
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved