Harga Bawang Putih di Pasar Segiri Tembus Rp125 Ribu per Kg, Pedagang Sayur Jual Eceran per 5 Siung

Sementara itu, pedagang lain di pasar yang sama, Hernawati mengatakan, ia terpaksa menjual bawang putih dengan harga Rp 120 ribu per kg.

TRIBUN KALTIM / NALENDRO PRIAMBODO
Paino, pedagang sayur keliling terpaksa menjual bawang putih eceran seharga Rp 5 ribu per plastik berisi 5 siung, karena harga bawang putih naik Rp 125 per kg, Kamis (2/4/2019) 

Sebagian pedagang, disinyalir memanfaatkan benar hukum ekonomi, besarnya permintaan warga ketimbang penawaran.

“Ini murni, ada pelaku usaha perdagangan yang ambil keuntungan banyak memanfaatkan momen puasa dan lebaran,” ucapnya.

Sebenarnya, sudah ada banyak upaya meminimalisir dampak siklus masalah tahunan ini.

Namun, ia merasa butuh kerja sama dengan banyak instansi lain memastikan permintaan warga akan bawang putih dan sembako lain tidak berlebihan di hari raya keagamaan.

Persoalan inipun, hari ini, dibahas bersama dengan perwakilan Bank Indonesia, Satgas Pangan, Disperindag, dan asosiasi pedagang.

Istilah yang ia kemukanan, psikologis pedagang dan pembeli harus dieduksi, agar tidak terlalu heboh dan berlebihan mendekati hari besar keagamaan.

“Ini, melibatkan maindset banyak orang, merubah mindset pedagang untuk tak memanfaatkan moment mentang-mentang permintaan banyak (menaikkan harga,” katanya.

Buka Pasar Murah di 10 Titik

Selama Ramadan ini, Disperindakop bekerjasama dengan banyak instansi lain menggelar pasar murah yang tersebar di 10 titik pelosok Samarinda dan Kukar. Pasar ini, dimulai Jumat 3 Juni sampai 2 Mei ini, bakal hadirkan beberapa komoditi pokok dengan harga distributor. Barang yang diperdagangkan, mulai dari beras, minyak goreng, gula, telur bawang merah, putih dan sembako lainnya.

Ke-10 titik pasar murah itu, tersebar di kawasan Mugirejo, Anggana, Tenggarong Seberang, Kota banging, Sungai Keledang, Makroman dan Samboja (box).

“Bukanya setiap hari Jumat dan Minggu, mulai pukul 07.00 Wita sampai selesai,” katanya.

Dipilihnya, daerah pelosok dan pinggiran kota ini, untuk menjangkau masyarakat yang jauh dari pasar induk agar mereka dapat mengakses sembako dengan harga murah.

“Kalaupun ada pasar murah di kota, sudah mulai banyak yang kerja sama dengan kita,” katanya.

Tak hanya itu, mereka telah berkoordinasi dengan Pertamina memastikan pasokan LPG dan bahan bakar lain, aman dan ditambah pasokannya saat Ramadan dan Idul Fitri nanti. (dro)

Halaman
1234
Sumber: Tribun Kaltim
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved