Mudik Lebaran 2019

Tips Mudik Lebaran 2019 Memakai Kapal Laut dengan Sistem One Man One Seat, Terhindar dari Calo Tiket

PT Pelni mengabarkan kepada masyarakat yang ingin naik kapal laut untuk membeli tiket lebih awal dan beli tiket secara online demi terhindar Calo.

Tips Mudik Lebaran 2019 Memakai Kapal Laut dengan Sistem One Man One Seat, Terhindar dari Calo Tiket
TRIBUN BATAM/SEPTYAN MULIA ROHMAN
ILUSTRASI - Kapal Pelni KM Bukit Raya saat sandar di Pelabuhan Tarempa Minggu (9/7/2017) pagi. Kini musim mudik lebaran 2019 diimbau masyarakat yang ingin naik kapal laut beli tiket secara online supaya tidak kena jerat Calo. 

TRIBUNKALTIM.CO – Sebentar lagi akan bergulir pergerakan mudik lebaran 2019, masyarakat Indonesia setiap mau hari raya Idul Fitri selalu jalankan tradisi mudik lebaran 2019

Biasanya setiap mendekati hari raya Idul Fitri terjadi pergerakan arus mudik lebaran 2019, satu di antaranya mudik lebaran 2019 menggunakan transportasi kapal laut yang ada di Balikpapan, Kalimantan Timur

Jelang mudik lebaran 2019, Direktur Jenderal Perhubungan Laut R. Agus H. Purnomo memberikan tips atau mengimbau kepada para calon pemudik yang akan menggunakan kapal laut.

"Diharapkan agar membeli tiket lebih awal," ujarnya melalui pesan WhatsApp kepada Tribunkaltim.co pada Jumat (17/5/2019). 

Hal ini dilakukan untuk merencanakan perjalanan mudik dengan baik dan mengantisipasi agar tidak kehabisan tiket kapal laut.

“Kami mengimbau masyarakat agar mempersiapkan tiket dengan membeli tiket secara online ataupun melalui agen/loket resmi jauh-jauh hari sebelum keberangkatan,” ujar Dirjen Agus di Jakarta.

Penumpang KM Labobar saat mudik Lebaran 2015. Saking padatnya penumpang, sebagian tidak kebagian tempat dan terpaksa tidur beralas tikar di dek kapal yang berlayar dari Pelabuhan Semayang Balikpapan, Kalimantan Timur menuru Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya, Jawa Timur, Senin (13/7/2015).
Penumpang KM Labobar saat mudik Lebaran 2015. Saking padatnya penumpang, sebagian tidak kebagian tempat dan terpaksa tidur beralas tikar di dek kapal yang berlayar dari Pelabuhan Semayang Balikpapan, Kalimantan Timur menuru Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya, Jawa Timur, Senin (13/7/2015). (Dok Tribunkaltim.co)

Menurut Dirjen Agus, kebiasaan lama membeli tiket di pelabuhan saat hari keberangkatan memiliki risiko tinggi.

Calon penumpang bisa saja gagal berangkat karena kehabisan tiket atau mendapat tiket yang berkali-kali lipat harganya, dibanding harga normal yang dijual oleh para Calo.

Karena itu perlu belanja tiket secara online.

“Sebab Pemerintah telah mengatur adanya pembatasan penumpang di dalam kapal," ungkapnya.

Halaman
1234
Penulis: Aris Joni
Editor: Budi Susilo
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved