Sabtu, 25 April 2026

Aksi Unjuk Rasa Buruh Pelabuhan Berlanjut, Bupati Berau Muharram Turun Tangan

"Saya ikut prihatin, karena katanya (para buruh) sampai tidak bisa bayar zakat. Tidak ada uang buat belanja lebaran. Kan kasihan sekali,"

Editor: Mathias Masan Ola
Tribunkaltim.co, Geafry Necolsen
Bupati Berau, Muharram didamping Kepala Dinas Koperasi Perindustrian dan Perdagangan (Diskoperindag) Wiyati, menemui para buruh TKBM yang sudah 8 bulan ini tidak bekerja, 

TRIBUNKALTIM.CO, TANJUNG REDEB - Aksi unjuk rasa ratusan buruh Tenaga Kerja Bongkar Muat (TKBM) Berau area Muara Pantai terus berlanjut. Setelah sebelumnya tidak diberi kesempatan untuk menyampaikan tuntutan pada hari Selasa (21/5/2019) kemarin, buruh TKBM kembali menggelar aksi serupa, Rabu (22/5/2019).

Seperti kemarin, mereka tidak diterima masuk Kantor Unit Penyelenggara Pelabuhan (KUPP) Tanjung Redeb, mereka menduduki pelabuhan. Namun kali ini, Bupati Berau Muharram didamping Kepala Dinas Koperasi Perindustrian dan Perdagangan (Diskoperindag) Wiyati, menemui para buruh TKBM yang sudah 8 bulan ini tidak bekerja, sehingga tidak memiliki pendapatan.

"Saya ikut prihatin, karena katanya (para buruh) sampai tidak bisa bayar zakat. Tidak ada uang buat belanja lebaran. Kan kasihan sekali," kata Bupati Berau Muharram. Dirinya menilai, selama ini aksi para buruh tersebut tidak mendapat tanggapan, lantaran salah mekanisme dalam menyampaikan tuntutan. "Dalam istilah koperasi, badan hukum koperasi, tidak ada yang namanya legal consultant. Kalau mau negosiasi, yang namanya koperasi ini kan ada ketuanya, bukan mengajukan legal consultant," tegas Bupati Berau Muharram.

Legal Consultant yang dimaksud adalah Gofri yang mengaku ditunjuk oleh para buruh TKBM. Gofri pun mengaku tidak punya niat lain, selain membantu para buruh yang meminta dirinya mewakili para buruh. "Saya tidak mungkin menolak ratusan orang ini yang mempercayakan kepada saya," ujarnya.

Gofri mengatakan, para buruh ini kehilangan pekerjaan karena ada koperasi tandingan yang dibentuk. Menurutnya, koperasi TKBM diambil alih oleh TKBM lain yang baru dibentuk di Tanjung Batu.

"Bagaimana mungkin dibentuk TKBM di Pelabuhan Tanjung Batu Batu, ada kah bongkar muat di pelabuhan Tanjung Batu?" tanya Gofri pada hari sebelumnya. Pihaknya meminta, agar KUPP selaku pembina koperasi TKBM, untuk mempertimbangkan nasib para buruh pelabuhan ini.

Menanggapi hal ini, Bupati Berau Muharram meminta para buruh untuk memperbaiki persoalan ini secara internal, sehingga tidak ada kesalahpahaman. Bupati Berau Muharram berjanji akan membantu para buruh untuk mendapatkan kembali pekerjaan mereka. "Dengan catatan, kalian mengikuti maunya pengusaha. Masa kalian yang dipekerjakan mau mengatur perusahaan," tegasnya. 

BACA JUGA:


KPU Tetapkan Jokowi-Maruf Amin Dulang 55,50 Persen Suara, Suara Sah Nasional Capai 154.257.601


TERPOPULER - Jelang 22 Mei, Amien Rais dan Habib Rizieq Shihab Ditantang 6 Tokoh Relawan Jokowi


Cari Kado Lebaran? Cek Harga 11 HP Xiaomi Terbaru Redmi 7 hingga Redmi 6A, Mulai Rp 800 Ribuan


Berikut Download Lagu On My Way juga Lagu Terbaru Lainnya Kill This Love BLACKPINK dan Via Vallen


TERPOPULER - Sang Istri Ditemukan Tewas Dalam Karung, Feri Kejar Pelaku dengan Leher Berdarah

Sumber: Tribun Kaltim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved