Pilpres 2019

Andi Arief Minta Jokowi-Prabowo segera Bertemu, Ingatkan Momen SBY-JK 10 Tahun Lalu

Politikus Partai Demokrat Andi Arief meminta kedua tokoh yakni Joko Widodo (Jokowi) dan Prabowo Subianto agar segera bertemu.

Andi Arief Minta Jokowi-Prabowo segera Bertemu, Ingatkan Momen SBY-JK 10 Tahun Lalu
Kolase Tribunnews
Andi Arief Minta Jokowi-Prabowo segera Bertemu, Ingatkan Momen SBY-JK 10 Tahun Lalu 

TRIBUNKALTIM.CO - Politikus Partai Demokrat Andi Arief meminta kedua tokoh yakni Joko Widodo (Jokowi) dan Prabowo Subianto agar segera bertemu.

Hal itu disuarakan Andi Arief menyusul jatuhnya korban jiwa dalam demo 22 Mei 2019 di Jakarta.

Demo yang berujung kerusuhan tersebut merupakan buntut penolakan terhadap hasil Pemilu 2019.

Agar korban jiwa tak bertambah, Andi Arief menilai sudah saatnya Jokowi dan Prabowo bertemu untuk meredakan suasana. 

Andi Arief juga mengingatkan bahwa tawuran takkan mungkin menjatuhkan rezim dan tembakan aparat juga bukan solusi untuk mempertahankan kekuasaan. 

"Tawuran tak mungkin menjatuhkan rejim, tembakan juga bukan solusi mempertahankan kekuasaan."

"Pak Prabowo dan Pak Jokowi YTh, sampai berapa korban "nyawa rakyat" yang bisa melunakkan hati untuk bapak berdua bertemu? Korban nyawa ini akibat persaingan antara bapak berdua. Terbuat dari apa hati bapak berdua?"

"Korban nyama sudah terjadi, para petinggi dan elite politik dari 01 dan 02 terbius menikmati tawuran rakyat melawan aparat. Tak ada satu pun yang bicara. Pak Jokowi dan Pak Prabowo matikan televisi, bertemulah," demikian cuitan Andi Arief di Twitter, Rabu (22/5/2019).

Salam hormat usai debat Jokowi prabowo
Jokowi dan Prabowo saling memberi hormat seusai Debat Capres 2019. (HO)

Beberapa waktu sebelumnya, Andi Arief juga pernah mengunggah cuplikan video yang menampilkan percakapan telepon antara Jusuf Kalla (JK) dan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).

Percakapan teleopon itu terjadi 10 tahun lalu kala keduanya bertarung dalam Pilpres 2009.

Halaman
1234
Penulis: Syaiful Syafar
Editor: Alfiah Noor Ramadhany
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved