Pilpres 2019

Benarkah Pengunjuk Rasa Dikejar hingga Masuk Rumah Ibadah? Ini Kata Polisi

Sempat beredar kabar aparat keamanan mengejar terduga provokator kericuhan aksi unjuk rasa hingga masuk rumah ibadah. Benarkah demikian?

Benarkah Pengunjuk Rasa Dikejar hingga Masuk Rumah Ibadah? Ini Kata Polisi
KOMPAS.com/NIBRAS NADA NAILUFAR
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono - Polisi buka suara terkait kabar yang menyebut aparat mengejar terduga provokator kericuhan aksi unjuk rasa hingga masuk rumah ibadah. 

TRIBUNKALTIM.CO - Sempat beredar kabar aparat keamanan mengejar terduga provokator kericuhan aksi unjuk rasa hingga masuk rumah ibadah. Benarkah demikian? 

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono membantah informasi tersebut.

"Kemudian ada isu bahwa personel pengamanan masuk ke rumah ibadah untuk mengejar pengunjuk rasa, itu tidak benar," ujar Argo saat dikonfirmasi, Rabu (22/5/2019).

Argo memastikan kondisi sekitar kantor Bawaslu RI aman dan kondusif setelah aksi kericuhan pada Selasa (21/5/2019) malam.

"Semua sudah bisa kami atasi. Pengamanan masih lengkap dan terkendali," katanya.

Sebelumnya, aksi unjuk rasa terhadap hasil Pemilu 2019 berlangsung tertib di depan kantor Bawaslu RI pada Selasa malam.

Sebagian besar massa sudah membubarkan diri pukul 20.00. Namun, masih masih ada massa yang menolak membubarkan diri.

Awalnya, mereka berusaha merusak pagar besi di Gedung Bawaslu sekitar pukul 22.00.

Polisi pun bergerak membubarkan paksa.

Massa berlarian ke arah Tanah Abang, sebagian lagi ke arah Gondangdia dan terkonsentrasi di Jalan Agus Salim.

Halaman
123
Editor: Syaiful Syafar
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved