Jumat, 1 Mei 2026

Pilpres 2019

Yang Tersisa dari Kerusuhan 22 Mei, Polisi Amankan 442 Orang Provokator dari Berbagai Titik

Jumlah provokator yang diamankan polisi, pada aksi 22 Mei yang berujung ricuh terus bertambah. Totalnya menjadi 442 orang provokator

Tayang:
Editor: Rafan Arif Dwinanto
Tribunnews/Irwan Rismawan
Massa terlibat bentrok dengan petugas kepolisian di kawasan Tanah Abang, Jakarta Pusat, Rabu (22/5/2019). Bentrokan antara polisi dan massa terjadi dari dini hari hingga pagi hari. 

TRIBUNKALTIM.CO - Jumlah provokator atau perusuh pada aksi unjuk rasa 22 Mei, terus bertambah.

Sebelumnya, Polda Metro Jaya sudah menetapkan 257 tersangka provokator kerusuhan 22 Mei.

Kini, Polri kembali mengamankan 185 orang yang diduga provokator, pada Rabu (22/5/2019), malam.

Sehingga, total pelaku yang diduga provokator dalam aksi 22 Mei yang berakhir ricuh tersebut berjumlah 442 orang.

Kadiv Humas Polri Irjen Pol Mohammad Iqbal mengatakan 185 orang ini diamankan pada Rabu (22/5) malam. 

"Kami menangkap 185 orang tadi malam," ujar Iqbal, di Kemenkopolhukam Jakarta Pusat, Kamis (23/5/2019). 

Di wilayah Jakarta Pusat mereka diamankan di sekitar kawasan Bawaslu, Patung Kuda, Sarinah, Menteng dan Gambir. 

Sementara di wilayah Jakarta Barat, kepolisian mengamankan perusuh dari kawasan Slipi dan Petamburan. 

"Bervariasi, tempat kejadian perkara, di depan Bawaslu, sekitar Bawaslu, Patung Kuda, Sarinah, Menteng, Gambir, sekitar Slipi, dan Petamburan," jelas mantan Wakapolda Jawa Timur itu.

Para provokator itu ketika diamankan disebut membawa sejumlah benda.

Satu diantaranya adalah tombak yang diduga telah dipersiapkan untuk aksi kerusuhan. 

Untuk saat ini, jenderal bintang dua itu menyebut 185 orang yang diamankan masih diperiksa oleh jajarannya. 

"Benda-benda berbahaya lainnya juga dilempar, ada berupa tombak dan sebagainya, menurut petugas kemarin dari beberapa massa yang kita amankan tadi malam bahwa alat-alat tersebut sudah dipersiapkan," tukasnya.

Sebelumnya diberitakan, Polda Metro Jaya menangkap dan menetapkan tersangka terhadap 257 orang yang diduga sebagai provokator dan perusuh saat demo penolakan hasil pemilu 2019.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Raden Prabowo Argo Yuwono mengatakan ratusan orang ini ditangkap di beberapa lokasi di Jakarta. 

"Di Bawaslu sendiri 72 tersangka. Petamburan 156 tersangka. Gambir ada 29 tersangka. Jadi 257 tersangka seluruhnya," ujar Argo di Polda Metro Jaya, Jl Jenderal Sudirman, Jakarta Selatan, Rabu (22/5).

Argo menjelaskan untuk tersangka yang ditangkap di gedung Bawaslu terbukti melakukan perlawanan kepada aparat kepolisian, merusak fasilitas umum, dan memaksa masuk ke dalam gedung Bawaslu.

Sementara dalam kericuhan di Petamburan, tersangka terbukti melakukan pembakaran sejumlah mobil yang berada di asrama polisi. 

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono membeberkan barang bukti dan tetapkan 257 tersangka ricuh kepada wartawan di Mapolda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Rabu (22/5/2019). Polisi menyita sejumlah barang bukti dari massa rusuh pada Rabu (22/5) dini hari di tiga lokasi diantaranya amplop putih bernama berisi Rp 200-500 ribu dan anak panah.
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono membeberkan barang bukti dan tetapkan 257 tersangka ricuh kepada wartawan di Mapolda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Rabu (22/5/2019). Polisi menyita sejumlah barang bukti dari massa rusuh pada Rabu (22/5) dini hari di tiga lokasi diantaranya amplop putih bernama berisi Rp 200-500 ribu dan anak panah. (Warta Kota Alex Suban/Henry Lopulalan)
Sumber: Tribunnews
Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved