Kamis, 7 Mei 2026

Pilpres 2019

Percakapan Telepon Terungkap, Prabowo Ngaku ke Luhut Terapi di Luar Negeri, Tanggal 3 Janji Balik

Prabowo Subianto dikabarkan menelepon Luhut Pandjaitan saat sedang berada di luar negeri.

Tayang:
Penulis: Syaiful Syafar | Editor: Januar Alamijaya
Kolase Tribunnews
Percakapan Telepon Terungkap, Prabowo Ngaku ke Luhut Terapi di Luar Negeri, Tanggal 3 Janji Balik 

Dalam teleponnya itu, Luhut juga sempat menyinggung situasi politik terkini.

Ia bahkan menyebut sang eks Danjen Kopassus tersebut sebagai seorang ksatria.

"(Kata Luhut) 'Baliklah kau, tapi Wo, udahlah apalagi sih? Jangan ada yang rame-rame lagi. 08 itu ksatria, dia negarawan'. (Prabowo menjawab) 'Oh iya bang enggak bang'," lanjut Ruhut mengisahkan.

Dalam acara Forum Cikatomas juga hadir adik Menko Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan, yakni Doris Pandjaitan.

Siaran pers Forum Cikatomas yang diterima WartaKotaLive.com, Forum Cikatomas menyayangkan kerusuhan 21- 22 Mei di Jakarta.

"Kami merasa kecewa dan prihatin, padahal para pemimpin dari pihak yang kalah pilpres bisa menghentikan kejadian kerusuhan tersebut"

"Karena berlangsung sangat lama, sejak sore hingga tengah malam," ujarnya Doris Pandjaitan, Ketua Forum Cikatomas, di Marc Hotel, Jakarta, Rabu (29/5/2019).

"Ada kesan pembiaran, padahal tinggal perintah saja pasti bisa meredam kerusuhan yang anarkis itu," tegasnya.

Atas keprihatinan tersebut forum yang terdiri dari para akademisi, aktivis dan relawan Jokowi ini memberikan pernyataan pers antara lain:

  1. Forum Cikatomas mengutuk kerusuhan yang terjadi sebagai akibat praktik politik yang menghalalkan segala cara.
  2. Forum Cikatomas mendukung Kepolisian RI, TNI, BIN, BNPT, BSSN dan berbagai pihak yang berwenang untuk mengungkap dan membawa kedepan pengadilan semua pihak yang terlibat langsung maupun tidak langsung dalam kerusuhan yang terindikasi sebagai kudeta.
  3. Forum Cikatomas mengusulkan, demi akselarasi kemajuan disemua bidang di era revolusi industri 4.0 agar Indonesia dapat berdiri didepan bersama dengan negara-negara maju dunia.

Maka penempatan para pejabat negara mulai dari tingkatan menteri, pejabat tinggi, dan menengah kementerian/lembaga negara, TNI-Polri, BUMN, dan lembaga pendidikan, institusi, dan lembaga strategis, harus melalui proses seleksi untuk memenuhi kriteria:

  • Rekam jejak karier dan prestasi yang terukur
  • Ahli dibidangnya
  • Memiliki jiwa kepemimpinan yang berani membuat perubahan serta mampu beradaptasi terhadap perubahan.

Cerita Luhut Mengapa Belum Bertemu Prabowo

Luhut Pandjaitan buka-bukaan terkait kabar dirinya yang diutus olehJokowi untuk menemui Prabowo.

Mengapa pertemuan itu belum bisa terwujud?

Luhut menceritakannya lewat tulisan panjang di Facebook-nya yang telah terverifikasi. 

Berikut isi tulisan Luhut Pandjaitan:

Halaman 3/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved