Sering Banjir di Belakang Novotel, Rahmad Mas'ud: Bulan Ini Akan Diperbaiki
Rahmad mengaku telah mengimbau seluruh jajarannya mulai lurah hingga camat di daerah masing-masing, khususnya yang berada di kawasan hutan Balikpapan
Penulis: Aris Joni | Editor: Samir Paturusi
Ketinggian air diperkirakan melebihi tinggi lutut orang dewasa.
Unggahan Zul Andrean ini juga langsung mendapat respons dari warganet lainnya.
Banjir di Kota Balikpapan beberapa kali makan korban.
Seorang pemuda bernama Joni Falar (17), pelajar SMK Setia Budi Balikpapan, dikabarkan terseret arus banjir, Kamis (21/6/2018) dini hari sekitar pukul 04.18 Wita di simpang tiga Gunung Malang, Balikapapan Tengah.
Kejadian bermula saat korban yang dibonceng kawannya dengan sepeda motor matik, hendak pulang ke Perum Ramayana, km 3,5, Balikpapan Utara.
Keduanya bermaksud melewati kawasan tersebut yang kebetulan sedang dilanda banjir setinggi 20-30 cm.
Sebagai informasi, kawasan itu dikenal sebagai salah satu daerah langganan banjir di Balikapapan.
"Pada saat melintas, pengemudi melihat teman korban yang dibonceng sudah terjatuh dan terbawa arus ke arah selokan yang berada di sisi jalan. Sempat rekan korban menolong namun karena arus deras, korban terbawa arus dan masuk ke saluran pembuangan di lokasi kejadian pencarian," ujar Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Balikpapan (Kaltimra) Gusti Anwar Mulyadi, melalui Kepala Seksi Operasi dan Siaga Octavianto, Kamis (21/6/2018).
Setelah 14 menit setelah mendapat info, timnya dibantu SAR gabungan langsung menuju lokasi pencarian.
Sejumlah peralatan dikerahkan diantara mobil penyelamat, alat selam, dan perlengkapan SAR air lainnya.
Info yang dihimpun dari tim kantor pencarian dan pertolongan kelas A Balikpapan, pencarian difokuskan lokasi awal korban terakhir kali terlihat hingga jembatan Maryati, atau dari arah lapangan Puskib hingga pasar baru, karena arus masih deras.
Dan, tak menutup kemungkinan akan diturunkan perahu karet menyusur areal laut, sebagai muara saluran air tersebut.
Hingga kini, korban yang beralamat di Perum Ramayana ini masih dinyatakan hilang.
Sebagai info, banjir di Balikpapan sempat memakan korban.
Rabu (21/2/2018) lalu, seorang bocah Sekolah Dasar bernama Iqbal ditemukan tenggelam di saluran parit dekat lapangan Puskib Balikapapan, karena terseret arus banjir, akibat terpeleset dari atas jembatan. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/wakil-walikota-balikpapan-rahmad-masud-_.jpg)
