Ingin Fokus jadi Wakil Rakyat, Abdulloh Enggan Bertarung di Pilkada Balikpapan 2020
Ketua DPRD Balikpapan periode 2014-2019, Abdulloh, enggan maju sebagai calon wali kota maupun calon wakil wali kota pada Pilkada Kota Balikpapan
Penulis: Zainul | Editor: Syaiful Syafar
TRIBUNKALTIM.CO, BALIKPAPAN - Ketua DPRD Balikpapan periode 2014-2019, Abdulloh, enggan maju sebagai calon wali kota maupun calon wakil wali kota pada Pilkada Kota Balikpapan tahun 2020.
Meski diakui punya kans, namun Abdulloh memilih fokus menjalankan tugasnya sebagai wakil rakyat.
Menurut Abdulloh, tugas paling berat yang diamanatkan oleh rakyat untuk dirinya saat ini menjadi pertanggungjawaban kelak di akhirat nanti.
"Iya, bisa dibilang begitu (berpeluang di Pilkada), tapi saat ini saya ingin fokus dulu di DPRD sebagi wakil rakyat," kata Abdulloh, Minggu (16/6/2019).
Politisi Partai Golkar ini menuturkan, tugas yang diembannya saat ini adalah melakukan pembenahan dan pengawasan di Kota Balikpapan.
"Sebab, kondisi Kota Balikpapan saat ini memang membutuhkan perhatian khusus terutama dalam pembenahan infrastruktur," kata Abdulloh.
Baca juga:
Ahmad Basir Siap jadi Calon Walikota di Pilkada Balikpapan, Sudah Ajak Sejumlah Partai Berkoalisi
Kejari Balikpapan Masih Cari Mantan Bendahara DPRD Balikpapan, Info Terakhir Berada di Surabaya
Balikpapan Butuh Rp 600 Miliar untuk Atasi Persoalan Banjir
Infrastruktur yang dimaksud mulai dari sarana prasarana pendidikan, kesehatan, dan penanganan persoalan banjir.
Bagi Abdulloh, dengan duduk di DPRD dirinya akan lebih tahu tentang apa saja keinginan rakyat sehingga pengajuan kebutuhan anggaran pembangunan dari APBD lebih detail dan tepat sasaran.
"Kalau di DPRD kita lebih (fokus) berapa kebutuhan anggaran yang harus diusulkan untuk pembangunan," ungkapnya.
Baca juga:
Warga Ngapak Bergalang Peringati Hari Jadi, Ini Pesan Ketua DPRD Balikpapan Abdulloh
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/ketua-dprd-balikpapan-periode-2014-2019-abdulloh.jpg)