Sebut Ada 17,5 Juta DPT Fiktif di Sidang MK, Sosok Ini Ternyata CEO Marketplace Produk UKM

Rupanya begini latar belakang Agus Muhammad Maksum, saksi Prabowo-Sandi di Mahkamah Konstitusi yang sebut 17,5 juta DPT Fiktif

Sebut Ada 17,5 Juta DPT Fiktif di Sidang MK, Sosok Ini Ternyata CEO Marketplace Produk UKM
Tribunnews/JEPRIMA
Gedung Mahkamah Konstitusi (MK) 

TRIBUNKALTIM.CO - Sidang ketiga lanjutan Pilpres 2019, menyisakan banyak cerita dari para saksi yang dihadirkan kubu Prabowo.

Sidang yang digelar Mahkamah Konstitusi ini beragendakan mendengar kesaksian para saksi yang dihadirkan kubu Prabowo-Sandi.

Pada sidang yang berlangsung hari ini, pemohon atau pihak Capres dan Cawapres RI nomor urut 02, Prabowo-Sandi menghadirkan 13 saksi dari sebelumnya direncanakan 15 saksi.

Di antara 13 saksi yang hadir ada nama Agus Muhammad Maksum.

Agus Muhammad Maksum termasuk saksi yang paling mendapat sorotan selama sidang.

Pasalnya, Agus Muhammad Maksum dalam kesaksiannya mempersoalkan Daftar Pemilih Tetap (DPT) sebanyak 17,5 juta yang bermasalah.

Menurut Agus Muhammad Maksum, ada ketidakwajaran data pemilih dalam jumlah tersebut.

"Ada 17,5 juta NIK palsu, di mana tanggal lahir yang tidak wajar," ujar Agus Muhammad Maksum.

m.

SIDANG LANJUTAN PHPU PILPRES - Saksi dari pihak pemohon Agus Maksum (tengah)  usai memberikan keterangan saat sidang lanjutan Perselisihan Hasil Pemilihan Umum (PHPU) presiden dan wakil presiden di gedung Mahkamah Konstitusi, Jalan Medan Merdeka Barat, Gambir, Jakarta Pusat, Rabu (19/6/2019). Sidang tersebut beragendakan mendengarkan keterangan saksi dan ahli dari pihak pemohon. (Warta Kota/Henry Lopulalan)
SIDANG LANJUTAN PHPU PILPRES - Saksi dari pihak pemohon Agus Maksum (tengah) usai memberikan keterangan saat sidang lanjutan Perselisihan Hasil Pemilihan Umum (PHPU) presiden dan wakil presiden di gedung Mahkamah Konstitusi, Jalan Medan Merdeka Barat, Gambir, Jakarta Pusat, Rabu (19/6/2019). Sidang tersebut beragendakan mendengarkan keterangan saksi dan ahli dari pihak pemohon. (Warta Kota/Henry Lopulalan) (Wartakota/Henry Lopulalan)

Kata dia dari 17,5 juta DPT, terdapat 9,8 juta pemilih yang tanggal lahirnya sama yakni pada 1 Juli. 

Halaman
1234
Editor: Rafan Arif Dwinanto
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved