Melalui Berbagai Kajian, Ulama Keluarkan Fatwa Haram Game Online PUBG, Legislatif Pun Mendukung

Majelis Permusyawaratan Ulama resmi mengeluarkan fatwa haram untuk game online PUBG. Setelah melalui kajian dua hari

Melalui Berbagai Kajian, Ulama Keluarkan Fatwa Haram Game Online PUBG, Legislatif Pun Mendukung
tribunkaltim.co/Nalendro Priambodo
Puluhan tim game online PUBG dan Mobile Legend adu tangkas di turnamen E-Sports 2019 di Kota Samarinda 

TRIBUNKALTIM.CO - Majelis Permusyarawatan Ulama (MPU) Aceh yang telah mengeluarkan fatwa haram terhadap permainan PlayerUnknown’s Battlegrounds atau PUBG dan sejenisnya.

Lantaran permainan game online ini dinilai menimbulkan banyak dampak negatif.

Langkah Majelis Permusyarawatan Ulama mengharamkan PUBG ini mendapat dukungan dari Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA).

"Kami di DPRA sangat mendukung fatwa haram game PUBG dan sejenisnya di Aceh yang telah dikeluarkan fatwa oleh MPU," kata aggota DPRA dari Fraksi PAN, Afrizal Asnawi.

Saat itu, Afrizal menjelaskan kepada wartawan dalam konferensi pers bersama Aliansi Masyarakat Pengawal Fatwa (AMPF) Ulama Aceh, Minggu (22/06/2019).

Asrizal menyebutkan, DPRA Aceh selanjutnya akan mengawal dan mendorong Pemerintah Aceh dan seluruh pemerintah kabupaten/kota untuk menyosialisasikan fatwa haram game online PUBG dan sejenisnya kepada masyarakat.

Download lagu terbaru soundtrack theme song game online PUBG Alan Walker berjudul On My Way.
Download lagu terbaru soundtrack theme song game online PUBG Alan Walker berjudul On My Way. (Capture Facebook PUBG)

"Kami dari DPRA akan mengawal dan mendorong pemerintah untuk menyosialisasikan kepada publik.

Karena setiap fatwa yang dikeluarkan ulama melalui kajian yang sangat mendalam dari berbagai sisi.

Sehingga tugas kami legislatif untuk mengawal dan mendorong semua pihak," katanya.

Asrizal mengatakan akan merekomendasikan bentuk sosialisasi fatwa haram game PUBG dan sejenisnya kepada plt Gubernur Aceh, bupati dan wali kota di Aceh dalam bentuk selebaran.

Halaman
123
Editor: Rafan Arif Dwinanto
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved