Duel dengan Pencuri, Politisi PPP Meninggal Dunia, Fakta dan Kronologi hingga Polsek Dirusak Warga

Peristiwa percobaan pencurian berujung tewasnya seorang politisi dari Partai Persatuan Pembangunan (PPP) bahkan sempat diwarnai perusakan polsek

Duel dengan Pencuri, Politisi PPP Meninggal Dunia, Fakta dan Kronologi hingga Polsek Dirusak Warga
Istimewa via Tribun Jambi
Kapolda takziah ke rumah Ketua DPC PPP Gun Harapan. Mapolsek Batin XXIV diserang oleh warga karena warga tidak terima atas meninggalnya korban perampokan, korban bernama Gun Harapan warga RT.01 Desa Aur Gading Kecamatan Batin xxiv Kabupaten Batanghari. (22 Juni 2019) 

TRIBUNKALTIM.CO - Peristiwa percobaan pencurian berujung dengan tewasnya seorang politisi dari Partai Persatuan Pembangunan (PPP) dan diwarnai dengan perusakan kantor polsek.

Seorang pencuri mendatangi rumah politisi PPP

Rumah Politisi PPP Gun Harapan, RT 01, Desa Aur Gading, Kecamatan Batin XXIV, Kabupaten Batanghari, pada Sabtu (22/6/2019) sekira pukul 07.30 WIB.

Pencuri yang kemudian diketahui bernama Ibrahim (30) warga Maro Sebo Ulu tersebut masuk melalui ventilasi rumah dengan cara merusak kerangkeng besi.

Namun, keberadaan pelaku pencuri diketahui ketika istri Gun Harapan melihat ada bekas kaki menempel di dinding rumah.

Media sosial di Kabupaten Batanghari mendadak heboh akan kabar meninggalnya Ketua DPC PPP, Gun Harapan.
Media sosial di Kabupaten Batanghari mendadak heboh akan kabar meninggalnya Ketua DPC PPP, Gun Harapan. (Facebook)

Lalu dia memberitahu Gun Harapan.

Gun Harapan langsung mencari pelaku yang diduga masih berada di dalam rumah.

Dan dugaan tersebut benar, pencuri ditemukan bersembunyi di bawah tempat tidur.

Ketika hendak ditangkap, pelaku melakukan perlawanan hingga terjadi perkelahian.

Istri Gun Harapan yang mengetahui itu langsung berteriak meminta bantuan warga sekitar.

Dan dengan dibantu warga sekitar, Ibrahim ditangkap dan diserahkan ke Polsek Batin XXIV.

Polsek mengetahui pelaku pencurian sudah dalam kondisi babak belur akibat diamuk massa.

Sebelumnya, pencuri dibawa ke Puskesmas Durian Luncuk baru ke Polsek untuk pemeriksaan.

Sekira pukul 09.30 WIB, kondisi Gun Harapan mendadak ngedrop sehingga harus dilarikan ke puskesmas.

Di Puskesmas, Gun Harapan sempat diberikan tindakan dan diberi oksigen.

Namun, kondisi kesehatan yang terus menurun, hingga akhirnya Gun Harapan meninggal dunia.

Mengetahui Gun Harapan meninggal dunia, warga yang tidak terima mendatangi Polsek Batin XXIV.

Warga meminta pelaku diserahkan kembali kepada mereka untuk dihakimi.

Namun permintaan itu ditolak pihak polsek dan mengamankannya ke Polres Batanghari.

Mengetahui hal itu, warga yang ramai mendatangi Polsek Batin XXIV pun marah dan melakukan perusakan kaca polsek dan lemari arsip.

Kapolda takziah ke rumah Ketua DPC PPP Gun Harahap. Mapolsek Batin XXIV diserang oleh warga karena warga tidak terima atas meninggalnya korban perampokan, korban bernama Gun Harapan warga RT.01 Desa Aur Gading Kecamatan Batin xxiv Kabupaten Batanghari. (22 Juni 2019)
Kapolda takziah ke rumah Ketua DPC PPP Gun Harahap. Mapolsek Batin XXIV diserang oleh warga karena warga tidak terima atas meninggalnya korban perampokan, korban bernama Gun Harapan warga RT.01 Desa Aur Gading Kecamatan Batin xxiv Kabupaten Batanghari. (22 Juni 2019) (istimewa)

Duel lawan pencuri

Dalam duel dengan pencuri, Ketua DPC PPP Batanghari, Gun Harapan, berhasil menghalau orang tak diundang itu beraksi.

Namun setelah pencuri itu ditangkap, Ketua DPC PPP Batanghari yang awalnya dalam kondisi sehat, mendadak kritis.

Gun Harapan berhasil mencegah tindak pencurian di kediamannya. 

Bahkan dia sempat berkelahi dengan pelaku pencurian, hingga akhirnya pencuri ditangkap massa yang datang.

Kapolsek Batin XXIV, AKP Suwondo, saat dikonfirmasi Tribunjambi.com, membenarkan adanya aksi pencurian di rumah Ketua DPC PPP Batanghari, Gun Harapan.

Pencurian tersebut berhasil digagalkan pemilik rumah.

Kemudian, pelaku ditangkap Gun Harapan yang dibantu warga sekitar.

"Memang benar terjadi pencurian di rumah Gun Harapan. Tetapi berhasil digagalkan dan pelaku berhasil ditangkap," ungkap Kapolsek Batin XXIV, AKP Suwondo, Sabtu (22/6/2019).

Namun, setelah pelaku ditangkap dan diserahkan ke Polsek Batin XXIV, mendadak kondisi Gun Harapan ngedrop.

Dia kritis, sehingga dibawa ke Puskesmas Durian Luncuk.

"Korban awalnya sehat, tetapi mendadak kritis dan dilarikan ke puskesmas. Bahkan sempat diberikan oksigen sebelum meninggal dunia," kata Kapolsek.

Kapolsek mengatakan Gun Harapan tidak mengalami luka saat perkelahian melawan pencuri.

Kondisi yang membuat Gun Harapan mendadak kritis dan meninggal dunia akan diselidiki.

"Saat berkelahi dengan pencuri, Gun Harapan tidak mengalami luka. Korban bahkan sempat ngobrol-ngobrol dengan warga yang datang membantu. Untuk sementara kami akan mencari tahu tentang riwayat kesehatannya," kata Kapolsek.

Kapolsek mengatakan ketika Gun Harapan mendadak kritis dan dilarikan ke puskesmas, si pencuri sudah diamankan di Polsek Batin XXIV.

Terdapat Bekas Luka Pukulan

Di tubuh Gun Harapan ada bekas pukulan di kepala dan goresan di bagian dada.

M Zaki, Sekretaris DPC PPP Batanghari ketika dikonfirmasi mengatakan bahwa meninggalnya Gun Harapan lebih kurang pukul 10.00 Wib.

Itu setelah lebih kurang dua jam menjalani perawatan di Puskesmas Durian Luncuk.

"Gun Harapan dibawa ke Puskesmas sekira pukul 07.00 Wib dan meninggal lebih kurang pukul 10.00 Wib," ungkap M. Zaki, Sabtu (22/6/2019).

Selama perawatan di Puskesmas Durian Luncuk, M Zaki mengatakan bahwa kondisi Gun Harapan kerap naik turun.

Kapolda takziah ke rumah Ketua DPC PPP Gun Harahap. Mapolsek Batin XXIV diserang oleh warga karena warga tidak terima atas meninggalnya korban perampokan, korban bernama Gun Harapan warga RT.01 Desa Aur Gading Kecamatan Batin xxiv Kabupaten Batanghari. (22 Juni 2019)
Kapolda takziah ke rumah Ketua DPC PPP Gun Harahap. Mapolsek Batin XXIV diserang oleh warga karena warga tidak terima atas meninggalnya korban perampokan, korban bernama Gun Harapan warga RT.01 Desa Aur Gading Kecamatan Batin xxiv Kabupaten Batanghari. (22 Juni 2019) (istimewa)

Terkadang normal, kemudian nge-drop lagi.

Lalu normal lagi dan nge-drop lagi sebelum akhirnya meninggal dunia.

Ketika ditanyakan mengenai kondisi tubuh korban pasca berkelahi dengan pelaku pencurian. M Zaki mengatakan ada ditemukan bekas pukulan di kepala dan goresan di dada.

Namun tanda tersebut terlihat samar.

Sempat Sembunyi di bawah Tempat Tidur

Hal ini dibenarkan oleh Kapolsek Batin XXIV AKP Suwondo saat dikonfirmasi via ponsel.

"Perampokan dan mengakibatkan Gun Harapan meninggal," ujarnya, Sabtu (21/6).

"Ama, istri Gun melihat ada jejak kaki, jadi keramik di sekitar kamar mandi itu kotor ada jejak kaki," jelas Suwondo.

Merasa curiga, Ama memanggil suaminya, ternyata pelaku bersembunyi di bawah tempat tidur.

"Berkelahi antara Gun dan perampok itu. Sementara Ama pergi ke luar rumah untuk meminta tolong dengan warga," bebernya.

Tak lama kemudian warga sekitar yang mengetahui datang ke kediaman Gun.

"Pelaku naik ke atas rumah dan lompat dia. Ya, pelaku dibawa oleh warga ke Mako. Sempat diamuk warga juga," pungkasnya.

Untuk diketahui, pelaku perampokan bernama Ibrahim bin Usman (30) warga RT.01 desa Teluk Leban kecMatan Maro Sebo Ulu.'

(*)

Subscribe Official Channel YouTube:

Baca juga:

Hakim MK Saldi Isra Sebut Kuasa Hukum Prabowo-Sandi Terlalu Banyak Permintaan, Ini Penjelasannya

Selain Panglima TNI & Luhut Panjaitan, Ini Daftar Tokoh Penjamin Bebasnya Mayjen Purn Soenarko

Puas dengan Barbie Kumalasari, Galih Ginanjar Ungkit Kisah Ranjang Masa Lalu, Aib Fairuz A Rafiq?

Korban Eks Lubang Tambang di Kota Samarinda Bertambah, Pulang Ngaji, Bocah 10 Tahun Tenggelam

Kalah dari Kalteng Putra, Jacksen F Tiago Beri Sinyal Tinggalkan Barito Putera, 'Saya Ikhlas'

Artikel ini telah tayang di Tribunjambi.com dengan judul 5 Fakta Meninggalnya Ketua DPC PPP Batanghari Gun Harapan, Kronologi hingga Duel Melawan Pencuri, https://jambi.tribunnews.com/2019/06/22/5-fakta-meninggalnya-ketua-dpc-ppp-batanghari-gun-harapan-kronologi-hingga-duel-melawan-pencuri?page=all.

Editor: Leonardus Yoga Wijanarko

Editor: Amalia Husnul Arofiati
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved