Cerita Dibalik Tiket Murah Air Asia, Pesawat Satu Tipe hingga Soal Suku Cadang

Rahasia tiket murah AirAsia saat maskapai domestik berlomba pasang tiket mahal akhirnya terungkap

Tribun Bali/Zaenal Nur Arifin
air asia 

TRIBUNKALTIM.CO - Saat pemerintah pusing menurunkan harga tiket pesawat hingga rela menawarkan insentif bagi maskapai berbiaya murah atau low cost carrier ( LCC) yang mengikuti anjuran ini, AirAsia Indonesia terlihat santai.

AirAsia Indonesia sebagai salah satu maskapai LCC menyebut pihaknya sudah lebih dulu menurunkan harga tiket pesawat sebelum ada anjuran pemerintah.

"Kami buktikan dengan presentasi kami tadi di kuartal pertama ini (harga tiket) bahkan lebih rendah dari kuartal pertama tahun lalu," sambung dia.

Tidak hanya itu kata Dendy, AirAsia Indonesia juga kerap memberikan promo-promo kepada masyarakat sehingga harga tiket menjadi lebih murah.

Dendy mengatakan, pihaknya memastikan harga jual tiket AirAsia Indonesia tidak akan melebihi tarif batas atas atau di bawah tarif batas bawah.

''Untuk menjawab pertanyaan itu saya bisa sampaikan bahwa harga kami, tarif kami AirAsia Indonesia masih yang paling terjangkau saya rasa," kata dia.

Sudah jual tiket mahal, Lion Air tetap kesulitan keuangan

Celakanya meski maskapai domestik Lion Group sudah menjual tiket mahal, kabar tak sedap terkait kondisi keuangan maskapai Lion Air.

PT Lion Mentari Airlines telah mengajukan permohonan untuk penundaan pembayaran jasa kebandaraan di kuartal I kepada PT Angkasa Pura I (Persero).

Jasa tersebut melingkupi seluruh bandara di bawang pengelolaan PT Angkasa Pura I.

Penundaan ini dilakukan untuk masa waktu Januari hingga Maret tahun 2019 ini. 

Berdasarkan surat permohonan yang diterima Kontan.co.id, manajemen Lion Air menyebut penundaan disebabkan tekanan di industri penerbangan sejak tahun lalu.

Pendapatan yang tidak tercapai akibat rendahnya harga jual dan kenaikan-kenaikan biaya yang meningkat menjadi sebab utama.

"Terkait dengan itu, Lion Air sudah melakukan rapat dan menyampaikan surat (kepada AP I). Kondisi sebelumnya dikarenakan ada tantangan bisnis penerbangan," ujar Danang Mandala Prihantoro, Corporate Communications Strategic Lion Air kepada Kontan.co.id, pekan lalu.

Dengan kondisi tersebut, manajemen Lion Air akan menunda tagihan pembayaran untuk sewa ruangan dan lahan, parking fee, landing fee and aviobridge, check in counter dan baggage handling system.

Hal ini ditujukan kepada seluruh bandara di bawah pengelolaan AP I.

Baca juga :

Ada Jadi Cuma Rp200an Ribu, Ini Daftar Promo Tiket Lion Air ke Berbagai Rute, Caranya Sangat Mudah

Pemerintah akan Turunkan Tiket Harga Pesawat, Lion Air Siap Pangkas Harga, Ini Daftar Tiket Promo

Penundaan pembayaran akan mulai dari tagihan bulan Januari 2019 sampai dengan 31 Maret 2019. 

Hal tersebut dilakukan untuk menjamin terjaganya kelangsungan operasional penerbangan dan pelayanan kepada masyarakat pengguna jasa angkutan udara dapat terus terpenuhi.

Atas hal tersebut, Corporate Communication Senior Manager PT Angkasa Pura I, Awaluddin menjelaskan masih perlu melakukan kroscek terkait surat permohonan tersebut.

Awaluddin belum mau memberikan informasi lebih jauh mengenai penundaan pembayaran oleh Lion Air.

Apa yang membuat AirAsia Indonesia bisa menjual tiket lebih murah dari maskapai domestik?

Direktur Utama AirAsia Indonesia Dendy Kurniawan mengatakan, pihaknya berupaya melakukan efisiensi sehingga harga tiket bisa lebih murah.

"Kenapa kami bisa murah atau efisien?

Satu kami hanya operasikan Airbus A320. Satu tipe.

Ini memudahkan managing human resources kita.

Pilotnya, krunya, engineer-nya ya cuma satu sertifikatnya untuk A320," ujarnya di Jakarta, Senin (25/6/2019).

"Jadi ini nilai plus kami dibandingkan maskapai lain yang operasikan tipe pesawat lain.

Kalau kami ada yang sakit, pilot cadangan bisa langsung menggantikan. Itu dari sisi kru,"sambung dia.

Baca juga :

Harga Tiket Pesawat AirAsia Rute Jakarta-Singapura Rp 150.000, Bagaimana Maskapai Jenis Ini Untung?

Bukan Undang Asing, Ini Solusi Jitu Rizal Ramli Buat Bandara Bak 'Terminal Bus' karena Tiket Murah

Dari sisi sparepart alat suku cadang.

Lantaran hanya menggunakan Airbus A320 maka suku cadang yang disimpan menjadi lebih sedikit.

Ini membuat biaya penyimpanan lebih efisien dari pada maskapai yang memiliki tipe pesawat yang banyak.

Kedua, memaksimalkan peranan grup. AirAsia Indonesia merupakan bagian dari AirAsia Grup yang beroperasi di 6 negara dan 9 airline.

Dengan bekerja secara grup, efisiensi sangat bisa dilakukan.

Misalnya dalam hal pembelian pesawat, dengan memesan pesawat secara grup maka harganya akan jauh lebih murah daripada hanya satu maskapai yang memesan.

"Bargaining kami jadi lebih tinggi di mata mitra bisnis kami. Itu keunggulan yang kami miliki," kata dia.

Ketiga, utilisasi pesawat.

Tidak bisa dipungkiri, biaya sewa pesawat sangat berat bagi biaya operasional.

Oleh karena itu AirAsia Indonesia memaksimalkan utilitas pesawat.

"Kalau kami rata-rata utilisiasi pesawat 12,5 jam per hari. Kami punya target 13 jam.

Selain itu AirAsia Indonesia juga memaksimalkan waktu pesawat di darat yang hanya sekitar 25 menit.

Hal ini dinilai penting sehingga utilitas pesawat bisa optimal selama satu hari.

Subscribe Official YouTube Channel:



Baca juga:


Hotman Paris Bersumpah demi Tuhan, Ungkap Permintaan Terakhir Meriam Bellina Sebelum Mereka Pisah


Dilarang BPN Prabowo-Sandi dan Kepolisian, Organisasi Ini Tetap Ngotot akan Unjuk Rasa di MK


DOWNLOAD Lagu MP3 Apalah Cinta Ayu Ting Ting x Keremcem, Unduh di Sini Lengkap dengan Liriknya


Alasan Kenapa Pembacaan Putusan MK Dipercepat 1 Hari Akhirnya Terkuak, Ada Intervensi?


Honorer Usia 35 Tahun Kabarnya Akan Diangkat PNS Tanpa Tes, Ini Kata BKN, Ada Kabar Baik di 2019

Artikel ini dikompilasi dari Kompas.com dengan judul "AirAsia Sebut Harga Tiketnya Paling Terjangkau", "Ini Rahasia Tiket Murah AirAsia

Editor: Doan Pardede
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved