Giliran PAN yang Kirim Kode Keras ke Pemerintahan Jokowi, Sebut Punya Visi yang Sama

Pilpres 2019 sudah selesai. Mahkamah Konstitusi sudah menerbitkan putusan. PAN pun berancang-ancang masuk ke koalisi Jokowi-Maruf

Tribunnews/Jeprima
Calon Presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto bersama Calon Wakil Presiden nomor urut 02 Sandiaga Uno saat menghadiri acara mengungkap fakta - fakta kecurangan Pilpres 2019 yang diselenggarakan oleh BPN di Hotel Grand Sahid Jaya, Sudirman, Jakarta Pusat, Selasa (14/5/2019). Pada pernyataan tersebut Calon presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto menyatakan akan menolak hasil penghitungan suara Pemilu 2019 yang dilakukan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU). 

TRIBUNKALTIM.CO - Pilpres 2019 bisa dikatakan telah selesai.

Ini setelah Mahkamah Konstitusi menerbitkan putusan yang mengakhiri sidang sengketa hasil Pilpres 2019.

Dalam putusannya, Mahkamah Konstitusi menolak permohonan yang diajukan kubu Prabowo-Sandi.

Kini dinamika politik pun berlanjut, terutama di Koalisi Adil Makmur, pengusung Prabowo-Sandi.

Wakil Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) Bara Hasibuan yakin partainya siap untuk membantu pemerintahan Jokowi-Maruf Amin pada periode mendatang.

Menurut Bara, ada kecocokan visi antara Jokowi-Maruf dengan PAN.

"Saya bisa mengatakan, PAN siap untuk membantu dan mengawal Presiden Jokowi untuk memimpin sampai 2024.

Jadi kami beranggapan visi kami dengan Pak Jokowi cocok," ujar Bara di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Jumat (28/6/2019).

Meski demikian, sikap resmi PAN setelah putusan Mahkamah Konstitusi harus ditentukan dalam Rakernas terlebih dahulu.

Bara mengatakan, semua pendapat kader akan ditampung dan dipertimbangkan dalam Rakernas itu.

Halaman
1234
Editor: Rafan Arif Dwinanto
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved