Selasa, 19 Mei 2026

Pembangunan Kereta Api Borneo, Momen Pas Perpindahan Ibukota Negara ke Pulau Kalimantan

Ini momentumnya cukup tepat membangun di sini karena ada rencana perpindahan ibukota negara. Itu yang kita coba yakinkan

Tayang:
Penulis: Mir |
TRIBUN KALTIM / FACHMI RACHMAN
KELANJUTAN KERETA API - Kondisi lahan proyek kereta api Kalimantan di kawasan Industri Buluminung Penajam Paser Utara, Rabu (26/6). Tim terpadu kementerian dan Wakil Gubernur Kaltim serta pihak Russian Railways dan rombongan melaksanakan peninjauan di lokasi pembangunan rel kereta api untuk membahas kelanjutan proyek tersebut 

TRIBUNKALTIM.CO - Kelanjutan pembangunan Kereta Api Borneo (KAB) yang ditandai dengan kunjungan lapangan Tim Terpadu dari sejumlah kementerian dan Provinsi Kaltim, di Kawasan Industri Buluminung (KIB), Kecamatan Penajam, Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), memberikan angin segar.

Semenjak ground breaking yang dilakukan Presiden Joko Widodo 19 November 2015 lalu, pembangunan KAB ini tidak ada perkembangan yang berarti.

Hanya lahan ratusan hektar yang telah dibebaskan.

Sementara progress pembangunan belum ada sama sekali.

KELANJUTAN KERETA API - Kondisi lahan proyek kereta api Kalimantan di kawasan Industri Buluminung Penajam Paser Utara, Rabu (26/6). Tim terpadu kementerian dan Wakil Gubernur Kaltim serta pihak Russian Railways dan rombongan melaksanakan peninjauan di lokasi pembangunan rel kereta api untuk membahas kelanjutan proyek tersebut
KELANJUTAN KERETA API - Kondisi lahan proyek kereta api Kalimantan di kawasan Industri Buluminung Penajam Paser Utara, Rabu (26/6). Tim terpadu kementerian dan Wakil Gubernur Kaltim serta pihak Russian Railways dan rombongan melaksanakan peninjauan di lokasi pembangunan rel kereta api untuk membahas kelanjutan proyek tersebut (TRIBUN KALTIM / FACHMI RACHMAN)

Meski di lahan tersebut telah ada kantor dan dijaga satpam, namun secara fisik pembangunan kereta api pertama di Pulau Kalimantan itu belum ada sama sekali.

Usai dilakukan kunjungan lapangan yang juga dihadiri Wakil Gubernur Kaltim, Hadi Mulyadi, pada, Rabu (26/6/2019) lalu, lanjut digelar Business Gathering Indonesia-Rusia yang digelar Kementerian Luar Negeri, di Hotel Grand Senyiur Balikpapan, Kamis (27/6/2019).

Business Gathering ini sebagai bentuk dukungan rencana pembangunan kereta api yang menghubungkan Penajam-Kutai Barat.

Direktur Eropa III Kementerian Luar Negeri RI, Ardian Wicaksono mengatakan, sejumlah investasi dan kerjasama perdangangan telah dijalin bersama Rusia termasuk dengan rencana pembangunan Kereta Api Borneo ini.

Direktur Eropa III Kementerian Luar Negeri RI, Ardian Wicaksono saat memberikan penjelasan mengenai pembangunan Kereta Api Borneo
Direktur Eropa III Kementerian Luar Negeri RI, Ardian Wicaksono saat memberikan penjelasan mengenai pembangunan Kereta Api Borneo (TribunKaltim.Co/Aris Joni)

Bahkan pemerintah pusat sangat mendukung.

Karena bila pembangunan kereta api ini dilanjutkan, maka banyak pengembangan bisnis akan tumbuh termasuk dalam segi infrastruktur.

“Juga bisa dikembangkan ke sektor pariwisata, energi dan transportasi serta mengembangkan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK),” ujar Ardian.

Bahkan di kegiatan ini lanjutnya, juga ingin memberikan pemahaman kepada Rusia bahwa Kaltim memiliki potensi.

Dalam kesempatan ini, Ardian mengatakan bahwa pembangunan kereta api ini merupakan momen yang pas, karena untuk mengantisipasi rencana perpindahan ibukota Negara di Pulau Kalimantan.

"Ini momentumnya cukup tepat membangun di sini karena ada rencana perpindahan ibukota negara. Itu yang kita coba yakinkan sehingga nanti banyak bisnis yang akan masuk di Kaltim," jelasnya.

KELANJUTAN KERETA API - Tim terpadu kementerian didampingi Wakil Gubenur Kaltim Hadi Mulyadi, Bupati PPU Abdul Gafur Mas’ud serta perwakilan Russian Railways meninjau Kondisi lahan proyek kereta api Kalimantan di kawasan Industri Buluminung Penajam Paser Utara, Rabu (26/6). Tim terpadu kementerian dan Wakil Gubernur Kaltim serta pihak Russian Railways dan rombongan melaksanakan peninjauan di lokasi pembangunan rel kereta api untuk membahas kelanjutan proyek tersebut
KELANJUTAN KERETA API - Tim terpadu kementerian didampingi Wakil Gubenur Kaltim Hadi Mulyadi, Bupati PPU Abdul Gafur Mas’ud serta perwakilan Russian Railways meninjau Kondisi lahan proyek kereta api Kalimantan di kawasan Industri Buluminung Penajam Paser Utara, Rabu (26/6). Tim terpadu kementerian dan Wakil Gubernur Kaltim serta pihak Russian Railways dan rombongan melaksanakan peninjauan di lokasi pembangunan rel kereta api untuk membahas kelanjutan proyek tersebut (TRIBUN KALTIM / FACHMI RACHMAN)

Ia menambahkan, pembangunan KAB ada prosesnya.

Sumber: Tribun Kaltim
Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved