Banyak Perusahaan Beri Alamat Palsu, Tahun Lalu Pajak Alat Berat yang Menunggak Hingga Rp 19 Miliar

ada puluhan miliar pajak yang menunggak. Salah satunya dari pajak kendaraan alat-alat berat. Tahun lalu sebutnya, tunggakannya mencapai Rp 19 miliar.

Banyak Perusahaan Beri Alamat Palsu, Tahun Lalu Pajak Alat Berat yang Menunggak Hingga Rp 19 Miliar
Tribunkaltim.co, Arfan
Pelayanan di Samsat Bulungan diabadikan beberapa waktu lalu. 

Baca Juga;

BPPRD Kaltara Bukukan Penerimaan Pajak Rp 176,4 M di Pengujung Semester I

Polda Kaltara Belum Sodorkan Usulan Dana Pengamanan Pilgub, Ini Alasannya

Belum lagi masyarakat yang berdomisili jauh dari ibukota kabupaten. Beruntung BPPRD sudah memberi layanan payment point di beberapa daerah pelosok.

"Seperti di Sebatik, Tulin Onsoi, sudah ada. Mudah-.udahan di Malinau seperti daerah Long Loreh dan Pulau Sapi juga segera kita lakukan. Tentu masih banyak lagi wilayah pelosok yang mesti kita jangkau. Kita berupaya mendekatkan layanan-layanan kemudahan kepada masyarakat secara bertahap," ujar Kepala BPPRD Kalimantan Utara Busriansyah.

Petugas Samsat Bulungan diabadikan beberapa waktu lalu.
Petugas Samsat Bulungan diabadikan beberapa waktu lalu. (Tribunkaltim.co, Arfan)

BPPRD sebut Kepala BPPRD Kalimantan Utara Busriansyah juga kerap menerapkan keringanan pembayaran pajak untuk kendaraan-kendaraan bermotor berplat luar daerah.

"Semua itu untuk mengintensifkan penerimaan pajak kita. InsyaAllah tanggal 17 Agustus nanti bersamaan perayaan Hari Kemerdekaan, kita akan beri keringanan lagi,Sekarang drafnya sedang kami godok. Dalam waktu dekat kamk sodorkan ke Pak Gubernur untuk penandatanganan Pergubnya," kata Kepala BPPRD Kalimantan Utara Busriansyah. (Wil)

SUBSCRIBE OFFICIAL YOUTUBE CHANNEL:



BACA JUGA:


Halaman
123
Penulis: Muhammad Arfan
Editor: Mathias Masan Ola
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved