Sesama Kader Gerindra, Arief Pouyono dan Ahmad Muzani Beda Pendapat Soal Pemulangan Rizieq Shihab

Beda sikap antara sesama kader Gerindra, Arief Poyuono dan Ahmad Muzani, soal pemulangan Habib Rizieq Shihab sebagai syarat rekonsiliasi

Editor: Rafan Arif Dwinanto
Tribunnews.com/Taufik Ismail
Imam besar FPI Habib Rizieq Shihab berorasi di atas atap mobil saat unjuk rasa di Balai Kota DKI Jakarta, Senin (1/6/2015). 

TRIBUNKALTIM.CO - Sesama Kader Gerindra,  Arief Poyuono dan Ahmad Muzani Beda Pendapat Soal Pemulangan Rizieq Shihab.

Diketahui, informasi mengenai pemulangan Habib Rizieq Shihab sebagai syarat rekonsiliasi antara Jokowi dan Prabowo Subianto, dilontarkan Ahmad Muzani, Sekjend Partai Gerindra.

Diberitakan, pemerintah Indonesia membantu kepulangan Rizieq Shihab sebagai syarat rekonsiliasi pasca-Pilpres 2019 pertama kali diungkapkan Sekjen Gerindra Ahmad Muzani.

Ia membenarkan pihaknya mengajukan hal itu ke Presiden Jokowi.

Tidak hanya pemulangan Rizieq Shihab, Prabowo Subianto juga meminta pemerintah membebaskan sejumlah tokoh pendukung yang ditangkap karena terjerat kasus hukum.

"Ya keseluruhan (pemulangan Rizieq), bukan hanya itu.

Tapi keseluruhan bukan hanya itu.

Kemarin kan banyak ditahan ratusan orang.

Lagi diproses-proses.

Ya segala macamlah ya," ujar Ahmad Muzani saat ditemui di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (9/7/2019).

Sementara, Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Arief Poyuono membantah partainya meminta pemerintah membantu kepulangan pimpinan Front Pembela Islam (FPI) Rizieq Shihab ke Indonesia sebagai syarat rekonsiliasi antara Jokowi dengan Prabowo Subianto.

"Permintaan (kepada pemerintah) supaya Habib Rizieq Shihab bisa kembali ke Indonesia, kata siapa?

Kan bukan keputusan partai Gerindra," ujar Arief Poyuono saat dijumpai di Jakarta, Jumat (12/7/2019), sebagaimana dikutip Kompas.com dari Antara.

Arief Poyuono mengakui, informasi tersebut sudah beredar luas di masyarakat.

Bahkan, ia juga mendengar bahwa penghapusan perkara hukum pada Rizieq Shihab juga menjadi salah satu syarat rekonsiliasi Jokowi-Prabowo.

Namun, sekali lagi ia mengingatkan bahwa hal tersebut bukanlah keputusan resmi Gerindra.

Menurut Arief Poyuono, informasi serupa juga ada yang dilontarkan oleh segelintir kader Gerindra dan simpatisan.

"Rekonsiliasi dengan syarat Habib Rizieq Shihab dikembalikan atau dihapus permasalahan hukumnya itu sama sekali belum ada pembicaraan dalam Partai Gerindra ya.

Mungkin itu baru semacam kata-kata saja dari para kader Gerindra dan simpatisan dengan Habib Rizieq Shihab," ujar Arief.

Apabila syarat tersebut diucapkan oleh kader partai politik di luar Gerindra, Arief Poyuono sekaligus mengingatkan bahwa koalisi pendukung Prabowo-Sandiaga dalam Pilpres 2019 sudah dibubarkan.

"BPN adil makmur kan sudah bubar. Artinya parpol berjalan sendiri-sendiri.

Hanya usulan yang nantinya kalau terjadi silaturahim, namun belum ada pada tataran strategis di internal partai (Gerindra)," tambah dia.

Waketum Gerindra Arief Poyuono dan Undang-Undang RI Nomor 28 Tahun 2007
Waketum Gerindra Arief Poyuono dan Undang-Undang RI Nomor 28 Tahun 2007 (Kompas Image dan capture Undang-Undang RI Nomor 28 Tahun 2007)

Ajakan Rekonsiliasi Tak Direspon Baik

Prabowo Subianto dan Habib Rizieq Shihab Diduga Punya Perjanjian, Jokowi Jadi Sulit Rekonsiliasi.

Diketahui, beberapa pihak meminta Presiden Jokowi memulangkan Habib Rizieq Shihab dari Arab Saudi, sebagai syarat rekonsiliasi dengan Prabowo Subianto.

Permintaan inilah yang membuat rekonsiliasi pasca-putusan Mahkamah Konstitusi, antara Jokowi dan Prabowo Subianto batal terwujud.

Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Maruf menduga ada perjanjian atau deal khusus antara Prabowo Subianto dan Rizieq Shihab, hingga meminta pemerintah memulangkan Imam Besar FPI itu sebagai syarat rekonsiliasi.

Dilansir dari Tribunnews.com, Juru Bicara TKN Jokowi-Ma'ruf, Arya Sinulingga mengatakan, Presiden Jokowi telah menyampaikan kesediaannya bertemu Prabowo Subianto.

Namun Arya mengatakan, sejauh ini kubu tidak direspon dengan baik.

"Pak Jokowi kan (bilang), ayo dimana? Kapan? Tempat terserah?

Yang ngambang terus kan Pak Prabowo.

Saya khawatir pendukungnya beliau menahan terus," tutur Arya di Jakarta, Jumat (12/7/2019).

Dia mengatakan, syarat rekonsiliasi antara Presiden Jokowi dan Prabowo Subianto dengan memasukan nama Rizieq Shihab untuk dipulangkan ke Indonesia, menimbulkan pertanyaan semua pihak.

Hendropriyono Sebut Rekonsiliasi Tak Perlu Dilakukan, dan Bernyanyi untuk Kepulangan Rizieq Shihab

Prabowo Subianto dan Habib Rizieq Shihab Diduga Punya Perjanjian, Jokowi Jadi Sulit Rekonsiliasi

Rekonsiliasi Tak Bersyarat, Bara Hasibuan Minta Jokowi Tolak Kepulangan Habib Rizieq Shihab

"Apakah ada deal antara Prabowo dengan HRS (Rizieq), coba tanya Prabowo Subianto.

Misalkan, kalah-menang (Pilpres) kamu harus bagaimana?

Jangan-jangan ada deal antara mereka," tuturnya.

Ia menilai, TKN tidak perlu menanggapi syarat tersebut lebih jauh, mengingat kepergian Rizieq atas kemauannya sendiri dan bukan diusir oleh pemerintah.

"Ini enggak ada urusannya sama Pilpres, Habib Rizieq Shihab pergi sebelum Pilpres dan beliau pergi bukan diusir," katanya.

Sebelumnya, Sekretaris Jenderal Gerindra Ahmad Muzani tidak menampik bahwa salah satu syarat rekonsiliasi antara kubu Prabowo Subianto dengan Presiden Jokowi yakni pembebasan atau pemulangan Imam Besar FPI Rizieq Shihab.

Untuk diketahui Rizieq tinggal di Arab Saudi karena menghadapi sejumlah perkara hukum di Indonesia, salah satunya penyebaran konten pornografi.

"Ya keseluruhan bukan hanya itu (pemulangan Rizieq).

Kemarin kemarin kan banyak ditahan-tahanin ratusan orang," katanya.

Menurut mantan Wakil Ketua BPN itu dengan adanya pemulangan Rizieq Shihab diharapkan pertentangan di tengah masyarakat akibat perbedaan pandangan politik dapat mengendor.

Karena menurutnya inti dari islah atau rekonsiliasi adalah meniadakan dendam.

"Harus meniadakan bahwa saya pemenang dan kamu yang kalah. saya penguasa, kamu yang dikuasai. saya yang benar kamu yang salah.

Sehingga islah itu tidak akan terjadi kalau dendam yang seperti itu masih terjadi," katanya. (*)

Subscribe Official YouTube Channel:

Baca juga:

Seleksi P3K/PPPK 2019 Duluan dari CPNS, yang Lulus Masih Bisa Ikut CPNS 2019? Begini Ketentuannya

Tak Pinjam Uang Tiba-tiba Ada Tagihan Rp8juta dari Bank, Puluhan Warga Syok dan Mengadu ke Ketua RT

Lagi, Hubungan Terlarang Saudara Kandung Terjadi di Lampung Utara, Tercium Setelah Sang Adik Hamil

BERIKUT Nama MENTERI yang Mungkin Tinggalkan Kabinet JOKOWI, dari Kena Tegur hingga Terkait Korupsi

8 IDOL KPOP Selain Mina TWICE yang Juga Alami Gangguan Kesehatan Mental, Ada Suga BTS hingga IU

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Muzani Sebut Kepulangan Rizieq Syarat Rekonsiliasi, Arief Poyuono: "Kata Siapa?"", https://nasional.kompas.com/read/2019/07/12/18404491/muzani-sebut-kepulangan-rizieq-syarat-rekonsiliasi-arief-poyuono-kata-siapa

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved