Pengetab Kuras BBM di Permukiman Warga, Tim Pengawasnya Mana?
Di tanah lapang itu, berususun ratusan kendaraan roda dua, dengan merek yang sama, Suzuki Thunder yang dikenal memiliki kapasitas tangki BBM besar
Menanggapi hal ini, Kepala Bagian Perekonomian Sekretariat Kabupaten (Setkab) Berau Kamaruddin, mengakui, proses pembentukan tim pengawasan tersebut mengalami keterlambatan.
Beberapa faktor hambatan di antaranya karena masalah administrasi, yaitu data petugas dari masing-masing instansi yang bergabung sebagai tim pengawas.
Tim pengawas ini, terdiri dari TNI/Polri, Satpol PP, Dinas Perhubungan, dan instansi lainnya termasuk PT Pertamina.
“SK (Surat Keputusan) sudah kami berikan ke Bagian Hukum. Tinggal menunggu tanda tangan Pak Bupati. Nanti petugas yang masuk dalam tim itu akan dilantik dan diambil juga sumpahnya,” ungkap Kamaruddin.
Pihaknya juga menargetkan, tim ini akan mulai bekerja bulan Agustus 2019.

Selain persoalan administrasi, pihaknya juga mengaku belum memiliki anggaran untuk operasional.
“Kami sudah ajukan di ABT (Anggaran Belanja Tambahan) dan sudah ada dalam pembahasan KUA-PPAS (Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara),” kata Kamaruddin.
Sambil melengkapi administrasi dan membahas anggaran operasional, pihaknya terus melakukan sosialisasi kepada masyarakat, khususnya para pengecer BBM dan LPG. (*)
Subscribe YouTube newsvideo tribunkaltim:
Baca juga:
Teriakan Antusias Berubah Jadi Histeris Kala Tali Bungee Jumping Putus, Jatuh dari Ketinggian 100 M
Isu Keretakan Koalisi Indonesia Kerja Mencuat usai Makan Siang Megawati-Prabowo dan Paloh-Anies
Bermula dari Bisul, Dukun Cabul Ini Perkosa Pasiennya Hingga 15 Kali, Begini Modus Pelaku
Diduga Cabuli Mahasiswi, Oknum Dosen Ini Disidang di Pengadilan, Pengacara Soroti Teriakan Korban
8 Rekomendasi Drama Korea Romantis, Bikin Kamu Tertawa Sekaligus Gemas!