Ibukota Resmi Dipindah ke Kalimantan, Jusuf Kalla Singgung Kebakaran Lahan dan Lubang Tambang

Wapres Jusuf Kalla merespon keputusan Presiden Jokowi terkait pemindahan Ibukota ke Kalimantan. Singgung kebakaran lahan dan lubang tambang

Ibukota Resmi Dipindah ke Kalimantan, Jusuf Kalla Singgung Kebakaran Lahan dan Lubang Tambang
tribunkaltim.co/fachmi rachman
Presiden Jokowi bersama sejumlah menteri meninjau kawasan Bukit Soeharto, Selasa (7/5/2019). Peninjauan ini terkait dengan rencana pemindahan ibu kota RI. 

TRIBUNKALTIM.CO - Ibukota Resmi Dipindah ke Kalimantan, Jusuf Kalla Singgung Kebakaran Lahan dan Lubang Tambang.

Wapres Jusuf Kalla merespon keputusan Presiden Jokowi terkait pemindahan ibu kota ke Kalimantan.

Menurut Jusuf Kalla, ada dua hal yang perlu diwaspadai di Kalimantan, yakni kebakaran lahan dan lubang tambang.

Presiden Jokowi telah memastikan ibu kota baru akan berada di Pulau Kalimantan.

Wapres JK pun mengingatkan soal kebakaran hutan dan banyaknya lahan bekas tambang di pulau Borneo itu.

Namun ia memastikan, pemerintah telah meneliti dan mengkaji lebih dahulu lokasi baru ibu kota itu.

"Harus hati-hati juga, kalau di Kalimantan lahan gambut banyak bisa terbakar, di Kalimantan Timur banyak bekas lubang tambang.

Jadi semua harus dipilih dengan benar," ujar dia yang ditemui di kantor Wapres RI, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Selasa (30/7/2019).

Menurut JK pertimbangkan dipindahnya ibu kota ke pulau berjuluk paru-paru dunia itu lantaran lahan yang memadai, bukan persoalan letak pulau Kalimantan yamg berada di tengah Indonesia.

"Kalau di Jawa mendapat lahan besar kan sudah tidak ada lagi. Tanahnya luas dan berada agak di tengah, kalau yang di tengah-tengah itu Mamuju," ungkapnya.

Halaman
1234
Editor: Rafan Arif Dwinanto
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved