Jumat, 17 April 2026

FKUB Usulkan KM 17 Jadi Wisata Religi dan Pembangunan Tugu Kerukunan di Balikpapan

FKUB memiliki peran penting di Kota Balikpapan dalam menjaga kondusifitas daerah, sehingga daapt mewujudkan Kota Balikpapan yang nyaman dihuni

Penulis: Aris Joni | Editor: Samir Paturusi
TribunKaltim.Co/Aris Joni
Suasana musyawarah umat beragama yang digelar FKUB Balikpapan di hotel Platinum, Balikpapan. Sabtu (3/8/2019) 

TRIBUNKALTIM.CO, BALIKPAPAN - Bertajuk "Perkembangan Kehidupan Umat Beragama untuk Balikpapan Semakin Kondusif", Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kota Balikpapan melaksanakan musyawarah umat beragama di Hotel Platinum Balikpapan, Sabtu (3/8/2019).

Dalam kegiatan tersebut dihadiri seluruh perwakilan ketua dan tokoh agama, Forkopimda, perwakilan Kemenag Kota Balikpapan, dan Sekretaris MUI Kota Balikpapan, Zailani.

Musyawarah umat beragama dibuka Walikota Balikpapan, Rizal Effendi.

Rizal Effendi menuturkan, FKUB memiliki peran penting di Kota Balikpapan dalam menjaga kondusifitas daerah, sehingga daapt mewujudkan Kota Balikpapan yang nyaman dihuni dan berkelanjutan dalam Bingkai Madinatul Iman.

"Saya berterima kasih karena FKUB Balikpapan itu aktif dan terus melakukan kegiatan terkait kerukunan dan keharmonisan antar umat beragama di Balikpapan," ujar Walikota Balikpapan, Rizal Effendi.

Sementara itu, Ketua FKUB Kota Balikpapan H. Abdul Muis Abdullah mengatakan, kegiatan tersebut bertujuan untuk membahas suasana atau kondisi Kota Balikpapan agar tetap terjaga dan kondusif.

Ia menjelaskan, terjaganya kondusifitas antar umat beragama di Kota Balikpapan tidak lepas dari seringnya para pemuka lintas agama melaksanakan komunikasi dan silaturahim melalui pertemuan-pertemuan.

"Pertemuan secara berkala ini lah yang menjadi program FKUB untuk menjaga kondusifitas daerah di Balikpapan," ucapnya.

Abdul Muis juga menerangkan, dalam musyawarah ini juga terdapat beberapa usulan yang akan disampaikan kepada Pemerintah Kota Balikpapan sebagai program FKUB dalam menjaga tali silaturahmi dan kerukunan antar umat beragama,

diantaranya FKUB mengusulkan lokasi kilometer 17 Balikpapan sebagai tempat eks lokalisasi dirubah menjadi daerah wisata religi,

kemudian mengusulkan secara fisik adanya pembangunan tugu kerukunan yang menyimbolkan betapa rukunnya umat beragama di Kota Balikpapan.

"Kemudian kita juga mengusulkan ke Pemkot kalau bisa Kantor FKUB ini dapat dipindahkan ke Islamic Centre dekat kantor MUI Balikpapan," ungkapnya.

Dalam kegiatan tersebut juga dilakukan dialog dan diskusi terkait aspirasi dari masing-masing perwakilan tokoh pemuka agama.

Acara ini dihadiri juga Kapolres Balikpapan AKBP Wiwin Firta Y.A.P., S.I.K., Perwakilan Dandim, Ketua FKUB Kota Balikpapan H. Abdul Muis Abdullah dan diikuti oleh tokoh lintas agama yakni Majelis Ulama Indonesia (MUI),

Majelis Konghuchu Indonesia (Makin), Persatuan Hindu Dharma Indonesia (PHDI), Persekutuan Gereja Indonesia (PGI), Badan Kerja Sama Gereja Balikpapan (BKSGB), dan Wali Umat Buddha Indonesia (Walubi).(*)

Baca Juga

FKUB Balikpapan Ingin Bekas Lokalisasi Lembah Harapan Baru Km 17 Dijadikan Tempat Wisata Religi

 FKUB dan Kesbangpol Gelar Penyuluhan Bahaya Narkoba untuk Pelajar di Kubar

 VIDEO - FKUB Balikpapan Gelar Silaturahmi Lintas Agama dan Buka Puasa Bersama

FKUB Balikpapan Ingatkan Bahaya Hoax Jelang Pemilu 2019, Ini Jadwal Sosialisasinya di Tiap Kecamatan

Sumber: Tribun Kaltim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved