Masih Layani Pengetab, SIUP SPBU Terancam Dicabut, Ini Surat Edarannya

“Tidak diperbolehkan lagi ada pengisian BBM oleh para pengetab, secara berulang di SPBU atau APMS, baik kendaraan roda dua atau roda empat”

Masih Layani Pengetab, SIUP SPBU Terancam Dicabut, Ini Surat Edarannya
Tribunkaltim.co, Geafry Necolsen
Tim pengawas BBM dan LPG membagikan surat edaran Bupati Berau tentang larangan pengetab dan pengecer ke seluruh pengelola SPBU 

TRIBUNKALTIM.CO, TANJUNG REDEB – Tim pengawas BBM dan LPG yang dibentuk oleh Pemkab Berau, melibatkan sejumlah instansi termasuk di dalamnya TNI/Polri dan Kejari Berau telah terbentuk.

Surat edaran penertiban BBM da LPG dengan nomor 500/235/EK.II pun sudah dibagikan ke seluruh pengelola Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU), meski surat ini akan berlaku efektif pada hari Rabu (7/8/2019) nanti.

Surat edaran tersebut dibagikan lebih awal sebagai bentuk sosialisasi.

Dengan demikian, pemerintah kini memiliki dasar yang kuat untuk menertibkan para pengetab, pengecer BBM dan pengecer LPG.

“Tidak diperbolehkan lagi ada pengisian BBM oleh para pengetab, secara berulang di SPBU atau APMS, baik kendaraan roda dua atau roda empat,” kata Kepala Bagian Ekonomi Kamaruddin.

Sesuai dengan bunyi surat edaran, kata Kepala Bagian Ekonomi Kamaruddin, larangan ini tidak hanya berlaku kepada pengetab. “Tidak diperbolehkan menjual Bahan Bakar Minyak eceran tanpa izin resmi,” tegas Kepala Bagian Ekonomi Kamaruddin.

Bahkan, bagi sub penyalur (pengecer resmi), juga hanya diperbolehkan mengisi BBM sesuai standar normal tangki BBM standar.

“SPBU atau APMS dilarang melayani pengsian kendaraan yang tangki BBMnya telah dimodifikasi,” imbuh Kepala Bagian Ekonomi Kamaruddin.

Melanggar ketentuan ini, pemerintah dapat mencabut surat rekomendasi dan SIUP SPBU.

Demikian pula dengan distribusi LPG, akan diawasi dengan ketat. Agen dan pangkalan LPG dilarang menjual di atas Harga Eceran Tertinggi.

Halaman
12
Penulis: Geafry Necolsen
Editor: Mathias Masan Ola
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved