Sejarah Hari Ini

SEJARAH HARI INI: William Kemmler jadi Orang Pertama Dihukum Mati Pakai Kursi Listrik

Di penjara Auburn di New York, Amerika Serikat, seorang terpidana bernama William Kemmler dihukum mati, pertama kali menggunakan kursi listrik

SEJARAH HARI INI: William Kemmler jadi Orang Pertama Dihukum Mati Pakai Kursi Listrik
Kolase geboren.am & imgix.net
SEJARAH HARI INI: William Kemmler jadi Orang Pertama Dihukum Mati Pakai Kursi Listrik 

Sipir Charles Durston membangunkan William Kemmler pukul 05.00 pagi, memberinya sarapan terakhir dan menyuruhnya berpakaian untuk kesempatan itu.

Pada pukul 06.30 pagi, ritual suram dimulai.

William Kemmler dibawa ke sebuah kamar di hadapan 17 saksi, termasuk 3 dokter dan banyak wartawan.

Dia ditanyai kata-kata terakhirnya.

"Tenang dan lakukan dengan benar, aku tidak terburu-buru," kata Kemmler.

Pukul 06.38, sinyal diberikan dan Davis melemparkan saklar. 1000 volt arus bolak-balik membakar tubuh dan sistem saraf Kemmler.

Setelah 17 detik, daya dimatikan.

Dokter Charles Spitzka melangkah maju, sepenuhnya berharap untuk memastikan Kemmler meninggal. Namun kenyataannya tidak.

Kemmler masih bernapas.

Sang penemu kursi listrik, dokter gigi Alfred Southwick, dengan bangga berdiri di hadapan para saksi.

Di depan tubuh Kemmler, Southwick mengucapkan kata-kata abadi:

"Tuan-tuan, kita hidup di peradaban yang lebih tinggi dari hari ini."

Dokter Spitzka kemudian buru-buru membahas apa yang harus dilakukan.

Solusi yang jelas, secara alami adalah menggandakan tegangan dan menambah durasinya.

Spitzka berbicara dengan singkat dan tajam:

"Biarkan arus dihidupkan lagi, cepat. Tidak ada penundaan!"

Arus dihidupkan dengan cepat.

Selama satu menit penuh, 2.000 volt disengat ke tubuh Kemmler.

Rambut Kemmler yang tersisa seketika hancur. Dagingnya hangus. Pembuluh darah pecah di bawah kulitnya, menyebabkan dia berdarah melalui pori-porinya.

Asap dan bau daging terbakar memenuhi ruangan, sementara para saksi mencoba keluar dan menggedor pintu yang terkunci. Beberapa pingsan dan merosot di lantai.

Kemmler tewas setelah dua kali disetrum.

Surat kabar di dunia pun bersaing untuk memberitakan kisah hukuman mati paling mengerikan itu. (*)

Penulis: Syaiful Syafar
Editor: Cornel Dimas Satrio Kusbiananto
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved