Dinas Sosial Kota Balikpapan Lakukan Validasi Peserta JKN-KIS, Ada 5.871 Kartu PBI Dinonaktifkan

jika peserta yang dinilai mampu dan dinilai tidak layak menerima bantuan maka akan disarankan untuk mendaftarkan secara mandiri

Dinas Sosial Kota Balikpapan Lakukan Validasi Peserta JKN-KIS, Ada 5.871 Kartu PBI Dinonaktifkan
Tribunkaltim.co, Siti Zubaidah
Dinas Sosial Balikpapan saat sosialisasi mengenai validasi Kartu JKN-KIS di Balikpapan 

TRIBUNKALTIM.CO, BALIKPAPAN - Demi mewujudkan kehadiran pemerintah dalam melayani masyarakat, kini Dinas Sosial (Dinsos) Kota Balikpapan bekerjasama dengan BPJS Kesehatan mengadakan validasi data bantuan Jaminan peserta JKN-KIS, Jumat (9/8/2019)

Pemerintah turut membantu masyarakat yang kurang mampu dalam membayarkan iurannya. Namun dirasa perlu untuk melakukan validasi dan verifikasi terhadap masyarakat yang mendapat bantuan tersebut.

Melalui kementerian terkait, masyarakat divalidasi dan diverifikasi untuk didaftarkan menjadi peserta JKN-KIS dan dibayarkan iurannya.

Di Kota Balikpapan, saat ini sedang dilakukan validasi dan verifikasi oleh dinas sosial sebagai upaya validitas peserta JKN-KIS yang masuk dalam segmen Penerima Bantuan Iuran (PBI). Selain itu, hal tersebut dilakukan agar pemberian bantuan dapat tepat sasaran kepada yang masyarakat membutuhkan.

Sularto, Kasi Jaminan Sosial Keluarga & Warga Migran Bermasalah Dinas Sosial Kota Balikpapan menyebutkan ada penonaktifkan peserta JKN-KIS segmen PBI JK yang dijaminkan oleh pemerintah.

"Di kota Balikpapan sendiri terdapat 5.871 pemegang Kartu PBI yang dinonaktifkan. Namun terdapat juga peserta JKN-KIS segmen PBI JK pengganti sebanyak 863 jiwa," kata Sularto.

Dinas Sosial Balikpapan saat sosialisasi mengenanai validasi Kartu JKN-KIS di Balikoapan
Dinas Sosial Balikpapan saat sosialisasi mengenai validasi Kartu JKN-KIS di Balikpapan (Tribunkaltim.co, Siti Zubaidah)

"Untuk data by name dan by addressnya telah kami sampaikan ke kelurahan, jadi kami meminta kepada teman-teman di kelurahan serta komponen lainnya di masyarakat untuk membantu kami dalam memverifikasi data ini” ujar Sularto.

Dalam verifikasinya nanti, jika peserta yang dinilai mampu dan dinilai tidak layak menerima bantuan maka akan disarankan untuk mendaftarkan dirinya bersama keluarga menjadi peserta pekerja bukan penerima upah (mandiri).

Sedangkan untuk peserta yang dinilai masih berhak mendapatkan bantuan maka pemerintah daerah akan mendaftarkan ke dalam segmen peserta PBI-APBD yang dijaminkan oleh pemerintah daerah dalam hal ini Pemerintah Kota Balikpapan.

Dinas Sosial Balikpapan saat sosialisasi mengenanai validasi Kartu JKN-KIS di Balikpapan
Dinas Sosial Balikpapan saat sosialisasi mengenai validasi Kartu JKN-KIS di Balikpapan (Tribunkaltim.co, Siti Zubaidah)

Sementara itu, di tempat yang sama Kepala BPJS Kesehatan Cabang Balikpapan Sugiyanto menyebutkan diharapkan peserta dapat mengecek status kepesertaannya secara dini melalui aplikasi Mobile JKN, Care Center 1500400 atau Kantor BPJS Kesehatan terdekat.

"Diharapkan kepada peserta JKN-KIS untuk mengecek status kepesertaannya sejak dini, peserta yang nonaktif dapat beralih ke segmen PBPU, kartunya bisa langsung aktif tanpa masa verifikasi 14 hari tetapi dengan ketentuan peralihan tersebut dilakukan selambat-lambatnya 30 hari sejak kepesertaaanya tidak aktif," ungkap Kepala BPJS Kesehatan Cabang Balikpapan Sugiyanto. (dha)

Baca Juga;

Kronologi Keributan Timnas Indonesia U-18 dan Timor Leste, Ini Kata Fakhri Husaini

Ramalan Zodiak Jumat 9 Agustus 2019: Cancer Mengambil Keputusan Tergesa-gesa dan Penuh Penyesalan

Hari Ini Puasa Tarwiyah, Besok Puasa Arafah, Berikut Niat dan Keistimewaan Melaksanakannya

Penulis: Siti Zubaidah
Editor: Mathias Masan Ola
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved