Cegah Kebakaran Hutan dan Lahan, PT BIM Bentuk Kelompok Masyarakat Peduli Api

Sejak tahun 2017, PT BIM bersama dengan masyarakat membentuk kelompok Masyarakat Peduli Api (MPA) di 5 desa yaitu Desa Laburan

Cegah Kebakaran Hutan dan Lahan, PT BIM Bentuk Kelompok Masyarakat Peduli Api
KOMPAS.com
ILUSTRASI - Presiden Jokowi meninjau langsung kebakaran hutan di Kalimantan Selatan pada 2015. 

TRIBUNKALTIM.CO, TANA PASER - Titik panas (hot spot) mulai bermunculan di sejumlah wilayah di Tanah Air.

Beberapa lokasi yang terindikasi rawan terjadi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) bahkan sudah terbakar hingga menimbulkan asap tebal.

Sebagai salah satu bentuk kepedulian dan peran serta perusahaan mencegah terjadinya kebakaran, PT Borneo Indah Marjaya (BIM), anak perusahaan perkebunan kelapa sawit Grup Astra Agro yang berlokasi di wilayah Kabupaten Paser, Kalimantan Timur, melakukan kegiatan dalam rangka mencegah dan mengantisipasi terjadinya bahaya karhutla.

"Kami terus melakukan langkah-langkah pencegahan," kata Ibnu, Ketua Tim Fire Protection PT BIM, melalui rilis yang diterima TribunKaltim.co, Sabtu (10/8/2019).

Bahkan, menurutnya, persiapan dan kesiagaan tahun ini lebih baik dibandingkan musim kemarau panjang sebelumnya.

Dalam Sehari, Terjadi Dua Kebakaran Hutan dan Lahan di Lokasi Berbeda

Perusahaan selalu koordinasi dan bekerja sama dengan Manggala Agni, yaitu tim pemerintah kabupaten yang khusus disiapkan untuk mencegah dan mengatasi karhutla.

Masyarakat pun diikutsertakan.

Sejak tahun 2017, PT BIM bersama dengan masyarakat membentuk kelompok Masyarakat Peduli Api (MPA) di 5 desa yaitu Desa Laburan, Lori, Sungai Langir, Perpat dan Sungai Batu.

Kebakaran Lahan Mendekat Ke Permukiman Keledang Mas Samarinda, Diduga Pemulung Bakar Kabel

Kegiatan bersama ini meliputi program pembagian unit-unit pompa air, penyiapan Alat Pelindung Diri (APD), identifikasi lahan rawan kebakaran, pemasangan rambu himbauan untuk tidak membakar lahan, pembuatan sumber-sumber air, patroli rutin di wilayah sekitar parameter desa dan cagar alam.

"Apa yang dilakukan PT BIM sudah sangat baik, hampir setiap hari ada yang keliling memastikan potensi bila ada kebakaran," kata Sudar, Kepala Desa Lori yang sekaligus Pembina MPA di Desa Lori, Kecamatan Tanjung Harapan, Kabupaten Paser.

Potensi Kebakaran Hutan dan Lahan Meningkat, BMKG Minta Pemda Waspada, Salah Satunya Kaltim!

Ia juga memastikan bahwa kesiapan antisipasi kebakaran tahun ini jauh lebih optimis dan siap dibanding tahun sebelumnya.

Selain memaksimalkan MPA, PT BIM juga melakukan sosialisasi pencegahan kebakaran melalui Broadcast Message untuk mengingatkan kepada masyarakat mengenai kebakaran hutan.

Program ini dilakukan dengan menggandeng operator seluler yang ada.

"Jika sosialisasi tatap muka 1.000 orang akan susah, tapi melalui broadcast bisa lebih efektif," ujarnya. (*)

Editor: Syaiful Syafar
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved