Pakai Embel-embel Pro, Apple Dikabarkan Akan Luncurkan iPhone 11 Pro
Appel juga dikabarkan bakal memberikan julukan yang sama dengan iPhone 11 yang akan diluncurkan 2019 ini.
Peraturan ini sendiri terkait pemisahan bundling paket data dan ponsel yang mempengaruhi harga perangkat.
Miyauchi kemudian menjawab pihaknya belum yakin, bagaimana SoftBank menangani masalah tersebut lantaran iPhone sendiri disebutnya bakal diluncurkan 10 hari sebelum peraturan itu berlaku.
Secara tidak sengaja, ia mengonfirmasi bahwa iPhone 11 bakal diluncurkan pada 20 September mendatang.
Meski begitu, belum diketahui apakah tanggal peluncuran itu benar atau tidak, lantaran pihak Apple belum mengonfirmasi hal ini.
Namun, tidak mengejutkan memang jika menengok tanggal-tanggal peluncuran iPhone ke belakang.
Pada 2019 misalnya, Apple meluncurkan jajaran iPhone teranyar pada bulan September pula, tepatnya tanggal 21 September, disusul dengan iPhone XR pada bulan Oktober.
Pada tahun 2020 ini, Apple disinyalir bakal merilis tiga seri iPhone 11 pada saat peluncurannya nanti, sebagaimana dirangkum dari GSMArena, Rabu (7/8/2019).
Untuk diketahui, seri iPhone 11 sendiri disinyalir bakal dibekali dengan chip A13 besutan Apple, dan memiliki tiga kamera, serta sebuah LED flash yang disusun secara zig-zag di dalam satu bidang kotak.
Awalnya Dicemooh 12 Tahun Lalu
Pada awal produksi 12 tahun lalu, alat komunikasi ini sempat menjadi bahan cemoohan dari para competitor pabrikan ponsel.
Namun siapa sangka, setelah 12 tahun ternyata iPhone menjadi salah satu primadona.
Bahkan di sejumlah Negara, iPhone bukan lagi sebagai alat komunikasi namun sudah menjadi tanda status sosial bagi pemilikya.
Hal ini disebabkan karena harganya yang cukup mahal dibandingkan dengan ponsel yang lain. Meski mahal namun ternyata spesifikasi yang diusung bukan murahan.
Salah seorang yang sempat mencemooh datang dari Steve Ballmer dari Microsoft. Ballmer yang kala itu menjabat sebagai CEO Microsoft, tertawa saat mendengar harga iPhone yang dijual paling murah 500 dollar AS (sekitar Rp 7 juta) untuk model memori internal 4 GB saat itu .
"500 dollar AS disubsidi penuh? Menurut saya itu adalah ponsel termahal di dunia dan sepertinya tidak menarik bagi kustomer bisnis, karena tidak memiliki keyboard yang membuat mesin e-mail sangat tidak baik," aku Ballmer sambil tertawa.