Keinginan Demokrat Gabung ke Pemerintah Telat dan Motif Kelihatan, Politisi PDIP: Jokowi Pasti Jeli

Selanjutnya, mantan Ketua DPP PDI-P ini menilai, Presiden Jokowi tentunya mencermati dukungan yang semakin mengalir usai kemenangan Pilpres 2019.

Keinginan Demokrat Gabung ke Pemerintah Telat dan Motif Kelihatan, Politisi PDIP: Jokowi Pasti Jeli
(KOMPAS.com/Haryanti Puspa Sari)
Andreas Hugo Pareira di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (18/6/2019) 

Ia mengatakan, Demokrat siap membantu pemerintah jika presiden terpilih Joko Widodo mengajak bergabung.

Selain Demokrat, Partai Gerindra kini juga sedang menjajaki konsep dan program kerja sama dengan PDI Perjuangan kepada Presiden Joko Widodo.

Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Edhy Prabowo meyakini, apa yang mereka sodorkan itu mirip dengan konsep yang selama ini disusun presiden dan wapres terpilih beserta koalisinya.

Terlalu gemuk akan merepotkan Jokowi

Peneliti Departemen Politik dan Perubahan Sosial CSIS, Ary Fernandes, berpendapat, koalisi yang terlalu gemuk cenderung merugikan presiden terpilih, Joko Widodo.

Menurut dia, koalisi gemuk akan mengakibatkan tarik-ulur antara partai dan Jokowi nantinya sehingga menyulitkan posisi pemerintah.

"Apabila tak sependapat dengan Jokowi, partai akan mudah membangun aliansi baru di internal koalisi yang bisa saja akan menyulitkan posisi pemerintah," ujar Arya kepada Kompas.com, Selasa (13/8/2019).

Arya menilai, dengan mengefektifkan koalisi sebelum pemilu dan memberikan alokasi kursi yang proporsional kepada partai pendukung, posisi politik Jokowi sudah cukup aman.

Baca juga :

Bahas Balapan Mobil Listrik di Jakarta, Gubernur Ini Lewat Pintu Samping Istana Saat Temui Jokowi

Halaman
1234
Editor: Doan Pardede
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved