Meski Sempat Diguyur Hujan Deras dan Pemadaman Listrik, Menag Pastikan Kondisi di Mina Kondusif

Menag Lukman Hakim Saifuddin mengatakan, hujan yang mengguyur Mina pada Senin (12/8/2019) sore memang di luar dugaan.

Meski Sempat Diguyur Hujan Deras dan Pemadaman Listrik, Menag Pastikan Kondisi di Mina Kondusif
Humas Kemenag
Jemaah haji nafar kembali ke pemondokan usai lempar jumrah di jamarat, Mina, Arab Saudi, Selasa (13/8/2019). 

Baca juga :

Usai Suhu 40 Derajat, Padang Arafah Diguyur Hujan saat Jemaah Haji Laksanakan Wukuf

Sebut Pakai Jatah Menteri, Kenali Modus Penipuan Berangkat Haji Lebih Cepat, 59 CJH Jadi Korban

Video Mina dilanda banjir beredar di media sosial

Sebuah video berisi tayangan Mina, Arab Saudi sedang dilanda banjir beredar di media sosial Whatsapp.

Dalam video berdurasi 11 detik yang beredar tersebut, terlihat jemaah berbondong-bondong berjalan melewati banjir yang ketinggiannya terlihat hampir selutut orang dewasa.

Tangkapan layar video yang menyebutkan bahwa Mina dilanda banjir.
Tangkapan layar video yang menyebutkan bahwa Mina dilanda banjir. ((Whats App))

Video ini dibagikan dengan narasi bahwa tengah terjadi banjir di Mina.

Dilansir dari Khaleej Times, Senin (12/9/2019), daerah Mina memang diguyur hujan deras.

Sampah-sampah terbawa aliran air hujan ke tempat yang lebih rendah.

Menurut informasi, air hujan juga merembes ke dalam tenda jemaah.

Kompas.com juga menghubungi Kepala Daerah Kerja Mekkah Panitia Pelaksana Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi 2019 Subhan Cholid, Selasa (13/9/2019).

Subhan mengaku tengah berada di Mekkah.

"Saya kok tidak menemukan kondisi (di video). Hujan iya, tapi enggak banjir," kata Subhan.

Sementara itu, salah satu jemaah haji asal Indonesia, Julia Wingantini, membenarkan pada Senin (12/8/2019) kawasan Mina dilanda hujan deras.

"Memang kemarin hujan. Hujan es. Sampai dari AC, es masuk ke kamar," kata Julia melalui pesan tertulis kepada Kompas.com, Selasa siang.

"Kalau di daerah jamaratnya ada genangan biasa saja. Karena memang deras, tapi tidak banjir seperti di video," lanjut dia.

Meskipun demikian, Julia yang merupakan jamaah haji mandiri dan bermalam di Shisha mengaku tak mengetahui secara persis keadaan di daerah tenda reguler.

"Saya enggak tahu ya, yang di daerah tenda reguler. Kalau dari daerah Shisha enggak banjir," ujar Julia.

"Saat hujan di Arafah, kebetulan saya di Maktab 113. Genangan ada di daerah maktab, tapi daerah Jabal Nur katanya banjir. Jadi karena luas, kalau mungkin ada banjir di spot-spot tertentu sepertinya," papar Julia.

Jemaah Indonesia yang lain, Asep Abdullah, juga menyampaikan hal sama.

"Di wilayah (saya) enggak. Enggak tahu yang lain. Mungkin banjir yang dulu," kata Asep.

Sementara itu, jemaah haji, Amanita Khoiril Hana, mengatakan, jalan menuju lokasi lempar jumrah banjir karena Mina sempat diguyur hujan pada Senin (12/8/2019) sore.

Ia sendiri telah melakukan prosesi lempar jumrah pada siang hari, sebelum terjadinya banjir.

"Tapi lebih banjir yang di tenda-tenda Mina. Depan tenda banjir sampai air masuk ke samping-samping tenda. Kalau jalan besar yang ke jumrahnya enggak gitu banjir," kata Amanita.

(TribunKaltim.co/Doan Pardede)

Penulis: Doan Ebenezer Pardede
Editor: Kholish Chered
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved