Breaking News:

Pilpres 2019

Ada Menteri di Bawah 35 Tahun, Ini 8 Sosok Muda yang Mengemuka; 1 Punya Peran Bela 01 di Sidang MK

Presiden Jokowin mengatakan, calon menteri itu ada yang usianya di bawah 35 tahun, bahkan ada yang di bawah 30 tahun.

Penulis: Doan Pardede | Editor: Kholish Chered
Kolase Tribunnews.com
Sejumlah nama calon menteri Jokowi dari kalangan muda mengemuka, dan salah satunya pernah pernah berperan membela kunu 01 di Sidang MK 

Dari sinilah perkenalan awal Grace dengan dunia jurnalistik.

Grace Natalie kemudian didapuk menjadi salah satu penyiar di Liputan 6 yang tayang di SCTV.

Grace juga sempat mengembangkan karirnya di stasiun TV lain, seperti ANTV dan TVOne.

Sewaktu bekerja di TVOne, Grace berkesempatan mengikuti kursus kilat di Maastricht School of Management di negeri kincir angin, Belanda dari Januari hingga April 2009 silam.

Karirnya di dunia jurnalistik semakin berkembang dengan banyak pengalamannya.

Tidak hanya di studio, Grace Natalie juga terjun ke lapangan untuk liputan.

Grace pernah meliput tragedi tsunami Aceh 2004, meletusnya Gunung Talang Sumatera Barat, konflik Poso di Sulawesi Tengah, hingga liputan terorisme Agustus 2009 di Temanggung, Jawa Tengah.

Baca juga :

Dua 'Kode Keras' Demokrat Ditolak Gabung ke Jokowi, Salah Satunya Tak Diundang di Kongres V PDIP

Ada Apa? Adian Napitupulu Mendadak Temui Jokowi di Istana, Setelah Namanya Beredar jadi Menteri

Prestasi

Selama perjalanan karirnya di dunia jurnalistik Grace Natalie berkesempatan melakukan wawancara eksklusif dengan beberapa tokoh internasional.

Diantaranya Abhisit Vejjajiva (Perdana Menteri Thailand), Jose Ramos Horta (Presiden Timor Leste), Steve Forbes (CEO Majalah Forbes), George Soros.

Dedikasinya di dunia jurnalistik menghantarkan Grace Natalie menjadi salah satu pembawa acara berita terfavorit.

Ketua Umum PSI itu pernah mendapat gelar Anchor of The Year 2008, Runner Up Jewel of the Station 2009 versi News Anchor Admirer, hingga salah satu wanita dari 100 wanita terseksi 2009 versi FHM Indonesia.

Juni 2012 Grace meninggalkan TVOne dan beralih dalam jabatan baru sebagai CEO Saiful Mujani Research and Consulting.

Terjun ke dunia politik

Tahun 2014 Garce Natalie memutuskan untuk terjun ke dunia politik.

Grace mengungkapkan keinginannya untuk mendirikan partai yang bebas korupsi.

"Saya jadi CEO disebuah konsultan politik, itu membuat saya ingin membuat partai yang bebas dari korupsi," ungkap Grace Natalie dikutip dari channel Youtube Net TV.

Wanita berumur 36 tahun tersebut kemudian mendirikan Partai Solidaritas Indonesia (PSI) dan menjabat sebagai ketua umum.

PSI ikut merebutkan kursi legislatif dalam pemilihan umum April 2019.

Namun tidak mendapatkan cukup suara untuk melenggang ke Senayan.

Dilansir dari Tribun-Bali, berdasar hasil quick count PSI hanya mendapat sekitar 2 persen suara.

2. Tsamara Amany Alatas

Tsamara Amany
Tsamara Amany (TRIBUNNEWS/GITA IRAWAN)

Tsmara disebut-sebut ikut meramaikan bursa Calon Menteri Pemuda dan Olahraga alias Menpora pada Kabinet Presiden Jokowi - Maruf Amin periode ke-2.

Usianya yang masih sangat muda mencuri perhatian, karena Tsamara Amany Alatas harus 'bersaing' dengan sederet nama-nama senior lainnya, baik senior dari sisi usia maupun jam terbang di dunia politik.

Siapakah Tsamara Amany Alatas? Berikut fakta-fakta menarik sosoknya

Tsamara Amany Alatas disebut-sebut akan menjadi calon Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) di era pemerintahan Jokowi-Maruf periode 2019-2024. Meski baru sebatas rumor, hal ini cukup mengejutkan.

Dalam umur 22 tahun, Tsamara Amany Alatas memang telah mendedikasikan hidupnya dalam bidang politik.

Namanya mulai dikenal publik ketika ia tampil di berbagai acara di televisi.

Ia juga cukup sering membicarakan isu-isu politik di media sosialnya.

Ia pun akhirnya memutuskan bergabung dengan Partai Solidaritas Indonesia (PSI) sejak 2017 lalu.

Pada April 2017, Tsamara bahkan dipercaya sebagai Ketua DPP bidang eksternal.

Juru bicara Jokowi-Maruf

Tak hanya itu saja, putri pasangan Muhammad Abdurachman Alatas dan Nabila Zain itu juga ditunjuk sebagai juru bicara pada Pemilu 2019 lalu.

Ia ditunjuk menjadi juru bicara untuk pasangan Calon Presiden dan Wakil Presiden, Joko Widodo - KH Maruf Amin.

Wanita yang juga akrab disapa Sammy itu ternyata bercita-cita ingin menjadi Gubernur DKI Jakarta.

Ia bahkan memiliki akun Twitter dengan username @tsamaradki.

Sebelumnya, ia pernah menjadi staf magang Gubernur DKI pada Januari-April 2016.

Saat menjadi staf magang, ia bertugas membantu Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP), simplifikasi perizinan memulai usaha, dan meningkatkan peringkat izin memulai usaha dalam survei Bank Dunia.

3. Angela Herliani Tanoesoedibjo

Kanan ke kiri Ketua Kartini Perindo Liliana Tanoesoedibjo, bersama putri-putrinya Angela Tanoesoedibjo, Valencia Tanoesoedibjo, dan Jessica Tanoesoedibjo menunjukan jari yang ditandai tinta usai mencoblos di TPS 3, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Rabu (17/4/2019). Ketua umum Partai Perindo Hary Tanoesoedibjo memuji pelaksanaan Pemilu 2019 yang berlangsung damai dan meraih animo dan partisipasi masyarakat yang tinggi.
Kanan ke kiri Ketua Kartini Perindo Liliana Tanoesoedibjo, bersama putri-putrinya Angela Tanoesoedibjo, Valencia Tanoesoedibjo, dan Jessica Tanoesoedibjo menunjukan jari yang ditandai tinta usai mencoblos di TPS 3, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Rabu (17/4/2019). Ketua umum Partai Perindo Hary Tanoesoedibjo memuji pelaksanaan Pemilu 2019 yang berlangsung damai dan meraih animo dan partisipasi masyarakat yang tinggi. (TRIBUNNEWS/HO (TRIBUN/HO))

Putri Ketua Umum Perindo Hary Tanoesoedibjo, Angela Herliani Tanoesoedibjo bertemu dengan Presiden Joko Widodo di Istana Negara, Jakarta.

Menanggapi hal itu Sekjen Partai Perindo, Ahmad Rofiq mengatakan pertemuan antara Jokowi dan Angela adalah sinyal kuat Angela bakal dipinang menjadi menteri di kabinetnya.

"Pertemuan Pak Jokowi dengan Mbak Angela ini menjadi tanda yang sangat positif untuk Mbak Angela dipinang lebih jauh untuk posisi Menteri pada kepemimpinan Pak Jokowi di periode kedua ini," kata Ahmad Rofiq dalam pernyataannya yang diterima Tribunnews.com, Selasa(2/7/2019) malam.

Dia menjelaskan Jokowi memang meminta kepada seluruh parpol koalisi untuk mencari Menteri dari kalangan muda yang dapat membantunya di kabinet.

Hal tersebut, kata Rofiq, menunjukkan bahwa kabinet Jokowi mengapresiasi keberadaan anak muda yang kreatif, punya daya juang tinggi dan jiwa kepemimpinan, sehingga bisa menjadi inspirasi bagi generasi muda.

"Dari Perindo, saya mengusulkan Mbak Angela Tanoesoedibjo yang memiliki kriteria itu semua," ujarnya.

Sementara itu di akun media sosial Instagram milik Angela @angelatanoesoedibjo ia memposting foto bersama Presiden Joko Widodo.

Dalam foto tersebut, Wakil Sekjen DPP Partai Perindo itu tampil anggun, ayu mengenakan baju batik hitam putih.

Adapun, Jokowi tampak gagah mengenakan baju batik coklat hitam. Keduanya melempar senyum ke arah kamera.

Netizen pun ramai-ramai mengucapkan selamat menjadi Menteri untuk Angela Tanoesoedibjo, menyusul postingan Instagram @angelatanoesoedibjo yang mengunggah foto bersama Jokowi.

Foto itu tampak seperti di salah satu ruangan di Istana Kepresidenan.

"Congratulations Pak Jokowi on the reelection as President of the Republic of Indonesia," tulis Angela di Instagram.

Postingan foto putri sulung Ketua Umum Partai Perindo Hary Tanoesoedibjo tersebut ternyata menjadi viral dan mendapatkan banyak komentar dari netizen.

Angela Herliani Tanoesoedibjo merupakan sosok wanita muda yang tidak perlu diragukan lagi kualitasnya.

Hal tersebut terbukti bahwa di usia 32 tahun, Angela telah menjabat sebagai Wakil Direktur Utama RCTI dan GTV, serta Wasekjen di DPP Partai Perindo.

Angela Tanoesoedibjo berasal dari kalangan milenial dengan segudang pengalaman sebagai eksekutif yang memimpin puluhan ribu karyawan di perusahaan terdepan.

Sebelumnya, Jokowi juga memaparkan ada tiga kriteria kabinet mendatang.

Pertama, sang menteri harus memiliki sense untuk mengeksekusi program yang tepat dan cepat. Artinya, dia harus menjadi eksekutor kuat.

Kedua, menteri itu harus mengerti manajemen, sehingga bisa mengelola personalia dan anggaran.

Ketiga, kabinet mendatang akan diwarnai dengan anak-anak muda.

4. Christina Aryani

Christina Aryani
Christina Aryani (Dennis Destryawan/Tribunnews.com)

Christina Aryani adalah salah satu dari 33 pengacara yang kubu 01 Jokowi - KH Maruf Amin yang dihadirkan di Mahkamah Konstitusi (MK) beberapa waktu lalu.

Selain sebagai pengacara muda, dia juga adalah petinggi Partai Golkar.

Christina Aryani adalah politisi Golkar dan terpilih sebagai salah satu anggota DPR periode 2019-2024.

Dia maju dari dapil DKI II yang meliputi Jakarta Selatan, Jakarta Pusat dan Luar negeri.

Selain rupawan, Christina Aryani juga punya banyak konstituen.

Wakil Sekretaris Jenderal Partai Golkar tersebut mengaku bahwa perjuangannya di Dapil DKI Jakarta II tidak mudah.

Dia harus bertarung dengan caleg-caleg petahana yang sudah sangat populer.

5. Bahlil Lahadalia

Bahlil Lahadia merupakan Ketua Umum Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI).

Ia menjabat sebagai Ketua Umum HIPMI sejak 2015.

Pria 42 tahun itu, ternyata pernah menjadi sopir angkutan umum.

Jokowi bahkan pernah mengungkapkan, Bahlil Lahadia adalah sosok yang cocok masuk menteri kabinet kerja.

6. Agus Harimurti Yudhoyono

Agus Harimurti Yudhoyono merupakan tokoh yang sudah ramai diperbincangkan masuk jajaran Menteri Kabinet Kerja Jilid II.

Ia beberapa kali sudah melakukan pertemuan dengan Presiden Jokowi.

Anak dari Susilo Bambang Yudhoyono itu, kini diketahui masih aktif sebagai Komandan Kogasma Partai Demokrat.

7. Nadiem Makarim

Kesuksesan mendirikan serta memimpin GOJEK membuat Nadiem Makarim digadang-gadang menjadi menteri muda Jokowi.

Pria 35 tahun itu, tak hanya sekali dipanggil Jokowi ke Istana.

Lulusan Harvard University ini, mendirikan Gojek pada 2011.

Kini, Nadiem Makarim sudah memiliki lebih dari 300 ribu karyawan yang tersebar di seluruh Indonesia.

8. Yenni Wahid

Anak dari Presiden Indonesia ke-4, Abdurrahman Wahid yakni Yenni Wahid masuk bursa menteri muda.

Lulusan Universitas Trisakti ini, pernah menjabat sebagai staf khusus Presiden Susilo Bambang Yudhoyono Bidang Komunikasi Politik.

(TribunKaltim.co/Doan Pardede)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved