Baru Pacaran Satu Minggu Minta Hubungan Badan, Pria di Siak Pukul Remaja Perempuan Hingga Tewas

Pembunuhan sadis terjadi di Siak, Riau. Seorang remaja perempuan berusia 14 tahun tewas setelah dipukul kekasih menggunakan cangkul.

Baru Pacaran Satu Minggu Minta Hubungan Badan, Pria di Siak Pukul Remaja Perempuan Hingga Tewas
ISTIMEWA/Tribunnews
Ilustrasi perkosaan 

TRIBUNKALTIM.CO, SIAK - Pembunuhan sadis terjadi di Siak, Riau.

Seorang remaja perempuan berusia 14 tahun tewas setelah dipukul kekasih menggunakan cangkul.

Mirisnya, remaja perempuan tersebut diperkosa saat tak sadarkan diri seusai dihantam cangkul pelaku.

Peristiwa ini bermula dari perkenalan korban dan pelaku di media sosial Facebook.

Pelaku yang berprofesi sebagai buruh ini tinggal di kecamatan Kandis, Siak.

Setelah berkenalan di Facebook, benih-benih cinta pun tumbuh.

Keduanya lalu memutuskan untuk memadu kasih.

Sabtu (17/8/2019) lalu, sekitar pukul 13.00 WIB, korban menjemput pelaku di rumahnya.

Membawa motor Yamaha Vixion Merah, dua sejoli yang tengah jatuh cinta itu memilih jalan-jalan di Kandis.

Dua jam berlalu, pelaku kemudian mengajak korban ke Mindal.

Keduanya kemudian beristirahat di sebuah pondok.

Saat berada di pondok, pelaku yang masih berusia 19 tahun itu merayu korban untuk melakukan hubungan badan.

Korban sontak menolak.

Tidak hanya itu, korban memilih meninggalkan pelaku.

"Korban dikejar oleh pelaku, dia mengambil cangkul yang terletak di TKP," kata Kasat Reskrim Polres Siak AKP AKP M Rizal Ramzani.

Pelaku kemudian memukul kepala korban sebanyak dua kali dan punggung korban sebanyak dua kali.

Hantaman cangkul itu membuat korban tak sadarkan diri.

Saat korban tak berdaya, pelaku justru memperkosa korban.

Usai melampiaskan nafsu birahinya, pelaku menggondol ponsel milik korban.

Pelaku kemudian meninggalkan korban dan melarikan diri menuju lokasi Mati Jalan Sudirman, kelurahan Telaga Sam Sam Kandis.

Pelaku menjual ponsel korban kepada seorang teman.

"Setelah itu pelaku melarikan diri ke SP 4 Flamboyan Kecamatan Tapung Hulu Kabupaten Kampar. Dia menonton hiburan rakyat dalam rangka peringatan HUT ke-74 RI," kata Kasatreskrim.

Ilustrasi
Ilustrasi ((KOMPAS.com/LAKSONO HARI WIWOHO))

Pada hari Minggunya, pelaku menuju Dusun Palapa Pondok 2 Kampung Bekalar.

Ia hanya singgah di pos keamanan untuk minum kopi.

Sekitar pukul 22.30 WIB, Tim Opsnal Sat Reskrim Res Siak dan Unit Reskrim Polsek Kandis akhirnya menangkap pelaku.

"Motif pelaku diduga kesal sakit hati kepada korban karena tidak mau diajak berhubungan badan," kata dia.

Sementara barang bukti yang diamankan satu buah cangkul, satu unit sepeda motor Yamaha Vixon dan satu unit Handphone Vivo Y91.

Soal Pemindahan Ibu Kota Negara, Rocky Gerung Sebut Cukup Kredit HP, Fadli Zon Ikut Prabowo

Kegiatan Konreg RPJMN Digelar di Balikpapan, Novotel-Ibis Terisi Penuh

Ditemukan di Pondok
Setelah pelaku memperkosa korban, korban ditinggalkan saja di sebuah pondok yang berada di Kecamatan Kandis.

Korban kemudian ditemukan seorang pria berusia 69 tahun pada Minggu (18/8/2019), sekitar pukul 09.45 WIB.

"Saya datang ke pondok untuk mengambil angkong untuk mengangkat ubi yang telah panen.

Saya melihat ada sesosok tubuh perempuan tergeletak dan tidak bergerak, di bagian kepalanya terlihat darah mengucur," kata pria ini, Senin (19/8/2019).

Saat melihat jasad remaja perempuan yang terbujur kaku, pria tersebut mengaku gemetar.

Ia lalu menuju rumah Ketua RT untuk mengabarkan temuan tersebut.

Sekitar Pukul 10.10 WIB, pria ini baru bisa bertemu Ketua RT setempat.

Keduanya lalu menghubungi petugas Polsek Kandis.

Sekitar pukul 10.25 WIB Kepala SPK bersama piket fungsi tiba di TKP dan langsung melakukan olah TKP serta Mengamanka TKP.

Mereka berkoordinasi dengan Satreskrim Polres Siak.

Kasat Reskrim Polres Siak AKP M Rizal Ramzani memerintahkan tim Opsnal Polres Siak untuk melakukan penyelidikan kasus penemuan mayat tersebut.

Tim Opsnal Polres Siak dan personel Polsek Kandis yang dipimpin oleh Ipda M Fadillah dan Iptu Arpandi serta Waka Polsek Kandis Iptu Yani Marjoni melakukan penyelidikan.

"Sekira pukul 22.30 WIB, tim mengamankan yang diduga pelaku, kemudian tim melakukan interogasi, setelah itu pelaku mengakui perbuatannya," kata dia.

Baca Juga:

Live Streaming Madura United vs Bali United, Tim Tamu Lebih Diunggulkan, Simak Faktanya

Alasan Megawati Lantik Tri Rismaharini, Kagum Bisa Ubah Surabaya yang Dikenal Panas Jadi Sejuk

Barbie Kumalasari Ngaku Dapat Penghargaan Terfavorit Berkat Lagu Cinta Sejati yang Jadi Viral

4 Fakta Istri Didi Kempot The Godfather of Broken Heart, Punya Wajah Oriental, Beda Usia 15 Tahun

(*)

Editor: ade mayasanto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved