Kabar Terbaru Pierluigi Collina, Wasit Berkepala Plontos yang Disegani Seluruh Pemain
Nama Pierluigi Collina dikenal sebagai wasit legendaris asal Italia. Pengadil di lapangan hijau ini juga merupakan salah satu wasit terbaik di dunia
Penulis: Januar Alamijaya | Editor: Cornel Dimas Satrio Kusbiananto
Ketika itu Brasil menghadapi Jerman di partai puncak.
Laga ini sendiri dimenangkan oleh Tim Samba lewat 2 gol yang diborong oleh Ronaldo.
Sejumlah prestasi diaraih Pierluigi Collina selama kariernya.
Diirnya tercatat sebagai pemegang penghargaan Premio Bernardi sebagai wasit pendatang baru terbaik Seri A (Liga Utama Italia) pada musim kompetisi 1991/1992.
Dia juga menerima Premio Dattilo (wasit internasional Italia) terbaik 1996/1997 serta Premio Mauro (wasit terbaik) Serie A 1998/1999.
Selain penghargaan dari Asosiasi Wasit Italia, hasil poling Asosiasi Pesepakbola Italia juga menghadiahkan medali Oscar del Calcio buat Collina pada 1997, 1998, dan 2000.
Bahkan induk organisasi sepakbola sejagad, FIFA, memilihnya sebagai wasit terbaik empat kali dalam lima tahun terakhir: 1998, 1999, 2000, dan 2001. '
Pierluigi Collina sendiir memutuskan pensiun pada tahun 2005
Namun kehidupan setelahnya tak jauh-jauh dari dunia sepak bola.
Pierluigi Collina kini tercatat sebagai Ketua Komite Wasit FIFA
Dirinya juga menjadi salah satu sosok yang aktif mendorong penggunaan video assistant referee (VAR) dalam pertandingan sepak bola.
Ditolak AS Roma
Sekuat apa pun karakter Collina, toh dia tetap bisa berbuat kesalahan.
Melansir laman Intisari.grid.id, klub AS Roma bahkan secara resmi meminta Federasi Sepak Bola Italia (FIGC) agar tak lagi menugaskan wasit kelas dunia itu pada pertandingan mereka selanjutnya.
AS Roma menganggap Collina "membantu" AC Milan menang I - 0 dalam pertemuan kedua klub raksasa itu akhir tahun lalu. Karena gol Filippo Inzaghi pada babak kedua terjadi setelah dia menahan umpan Andriy Shevchenko dengan tangan.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/pierluigi-collina.jpg)