Pilkada Kaltara
KPU Segera Sayembarakan Maskot dan Jingle Pilkada Kaltara 2020
Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kalimantan Utara tengah menyiapkan berbagai instrumen sosialisasi Pilkada Kalimantan Utara Tahun 2020.
TRIBUNKALTIM.CO, TANJUNG SELOR - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kalimantan Utara tengah menyiapkan berbagai instrumen sosialisasi Pilkada Kalimantan Utara Tahun 2020.
Salah satunya ialah media promosi berupa maskot dan jingle resmi Pilkada Kalimantan Utara. Pada Pilkada Kalimantan Utara tahun 2015 silam, KPU mengambil maskot gajah berukuran kecil asal Nunukan.
Dengan maskot itu, KPU Kalimantan Utara mampu menyita perhatian pemilih untuk tidak golput sekaligus mengajak masyarakat Kalimantan Utara melestarikan satwa yang diambang kepunahan itu.
Populasinya pun kian terancam dengan banyaknya area perkebunan yang menggusur habitat gajah yang bernama latin Elephas Maximus Borneensis itu.
"Awal mulanya, maskot dan jingle ini masuk dalam agenda tahun 2020. Tetapi melihat masa persiapan maka kita dorong masuk ke 2019," sebut Haryadi Hamid, Komisioner KPU Kalimantan Utara, kepada Tribunkaltim.co, Rabu (21/8/2019).
Dalam waktu dekat, KPU akan menggelar 'sayembara' pembuatan maskot dan jingle Pilkada Kalimantan Utara.
"Setelah itu, setelah ada penilaian juri, kita akan pakai pada saat launching jadwal dan tahapan Pilkada nanti," sebutnya.
Sayembara tersebut akan diumumkan KPU dalam waktu dekat.
"Biasanya maskot itu menggunakan hewan karakteristik. Bisa saja nanti jenis ikan tertentu. Hewan tertentu. Kita lihat nanti perkembangannya oleh para peserta," ujarnya.
Begini Tahapan Pilkada Kaltara 2020
Tahapan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) tahun 2020 tak lama lagi bergulir.
Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kalimantan Utara bahkan telah mengusulkan anggaran tahapan persiapan Pilkada Kalimantan Utara sebesar Rp1,8 miliar di APBD Perubahan Tahun Anggaran 2019.
Komisioner KPU Kalimantan Utara Hariyadi Hamid menjelaskan tahapan persiapan mencakup perencanaan program dan anggaran.
Lebih jauh, tahapan persiapan juga mencakup pembentukan PPK, PPS, dan KPPS.
"Penyerahan daftar penduduk potensial pemilih serta pemutakhiran dan penyusunan juga masuk dalam tahap persiapan," kara Hariyadi Hamid kepada Tribunkaltim.co di Kantor KPU Kalimantan Utara, Rabu (21/8/2019).