Si Jago Merah Lahap Rumah Pedagang Pasar Malam, 5 Unit Mobil Pemadam Dikerahkan
Termasuk Dale, warga RT 20 yang kala itu, sedang duduk santai di lantai satu rumah anaknya.
TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Warga di Jalan Kemakmuran Gang KNPI, RT 20 Kelurahan Sungai Pinang Dalam, Samarinda dikejutkan dengan kobaran api.
Di permukiman padat penduduk itu, si jago merah mengamuk saat sebagian besar warga bersantai menunggu matahari tenggelam.
Termasuk Dale, warga RT 20 yang kala itu, sedang duduk santai di lantai satu rumah anaknya.
Sang cucu berteriak ada kobaran api di belakang rumah mereka.
Perempuan 60 tahun itu, langsung berlari ke lantai dua rumah anak dan menantunya.
Dari balik jendela yang membelakangi rumahnya, si jago merah sudah menyambar dinding dan atap kediamannya. Di lantai dua terdapat 6 kamar.
Tanpa pikir panjang, bersama sang kakak, ia langsung berlari ke luar rumah menyelamatkan emas dan uang dalam tas selempang.
"Hanya tas ini aja yang saya bawa, gak tahu apa yang saya bawa ini," kata Dale memperlihatkan tas selempang berisi belasan tas kecil yang kosong melompong, Sabtu (24/8/2019) sore saat pemadaman berlangsung.
Dale belum bisa menghitung kerugian akibat kejadian yang menghanguskan rumah beton milik anak dan menantunya yang sedang berdagang sembako pasar malam di Kukar.
Lantai dua bangunan beton itu hangus.

Puluhan petugas pemadam dibantu relawan bahu membahu menyemprotkan air dari berbagai penjuru kediaman Dale.
Api yang diperkirakan mulai berkobar sejak pukul 17.15 Wita bisa dipadamkan sekitar pukul 18.12 Wita.
Dinas Pemadam Kebakaran Kota Samarinda menerjunkan 5 unit pemadam kebakaran.
Belum bisa dipastikan apa penyebab api berkobar.
"Sementara ada 6 rumah terbakar. Saat ini sedang proses pendinginan api," ujar Plt Kasi Operasipnal Disdamkar Samarinda, Sunardi Siman yang mengkoordinir pemadam.