Ibu Kota Baru

Lahan di Sepaku Penajam Dimiliki PT ITCI Bersatus Lahan Negara, Bakal Dibangun Ibu Kota Baru RI

Tak hanya itu, berdasarkan catatan Jatam, mayoritas lahan di Kabupaten Penajam Paser Utara dikuasai oleh PT ITCI Kartika Utama.

Lahan di Sepaku Penajam Dimiliki PT ITCI Bersatus Lahan Negara, Bakal Dibangun Ibu Kota Baru RI
Tribunkaltim.co/Siti Zubaidah
Kondisi dermaga di PT ITCI Sepaku Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur pada Senin (26/8/2019). Lokasi lahan Sepaku ini dimiliki PT ITCI bersatus Lahan Negara. Bakal dibangun Ibu Kota Baru RI. 

TRIBUNKALTIM.CO, JAKARTA - Presiden Joko Widodo sudah menyatakan secara resmi, Ibu Kota Indonesia di Kaltim atau Kalimantan Timur

Tentu saja, Ibu Kota Indonesia di Kaltim pun mendapat tanggapan dari LSM Jaringan Advokasi Tambang. 

Pemerintah daerah, Gubernur Kaltim Isran Noor beserta kepala daerah kabupaten kota lainnya, sambut positif keputusan Presiden Joko Widodo yang menunjuk Ibu Kota Indonesia di Kaltim

Berbeda halnya, menyadur dari Kompas.id, Jaringan Advokasi Tambang (Jatam) mengkritik pemindahan ibu kota yang disebut hanya akan menguntungkan pemilik konsensi pertambangan batu bara dan penguasa lahan skala besar di Kaltim.

Catatan Jatam Kalimantan Timur, terdapat 1.190 izin usaha pertambangan (IUP) di Kalimantan Timur. Secara khusus di Kabupaten Kutai Kertanegara ada 625 IUP.

Tak hanya itu, berdasarkan catatan Jatam, mayoritas lahan di Kabupaten Penajam Paser Utara dikuasai oleh PT ITCI Kartika Utama.

Total lahan yang dikuasai ialah 173.395 hektar membentang di Penajam Paser Utara, Kutai Kertanegara dan Kutai Barat.

Hal ini diketahui dari SK IUPHHK-HA: 160/Menhut-II/2012, tertanggal 27 Maret 2012.

KOMPAS

Penggalian tambang batubara yang masih beroperasi di kawasan konservasi Taman Hutan Raya Bukit Soeharto, Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur, Jumat (23/11/2018). Kawasan konservasi alam ini seharusnya dilindungi dan terbebas aktivitas pertambangan yang berakibat kerusakan hutan dan lingkungan serta sumber daya alam seperti air bersih.

Menanggapi kritikan itu, Bambang mengakui bahwa di lahan seluas 6.000 hektar di kawasan Sepaku, Penajam Paser Utara, yang akan dibangun pusat pemerintah ibu kota baru itu dimiliki oleh PT ITCI.

Namun, dia menegaskan, kawasan itu termasuk dalam hutan tanaman industri (HTI).

Halaman
1234
Editor: Budi Susilo
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved