Hidup Penuh Optimistis, Bisa Memperpang Umur

Optimis dalam hidup wajib dirasakan bagi setiap orang. Namun tak jarang juga orang selalu hidup pesimis apalagi bila menghadapi suatu masalah.

Hidup Penuh Optimistis, Bisa Memperpang Umur
istock
Ilustrasi 

Jadi, bukan hak mengejutkan jika olahraga rutin akan mampu memperpanjang usia seseorang.

Pedoman aktivitas fisik Pemerintah Amerika Serikat merekomendasikan sedikitnya 150 menit olahraga moderat atau 75 menit olahraga aerobik berat setiap minggunya.

Lalu, ditambah sesi latihan kekuatan otot dua kali seminggu untuk mendapatkan manfaat kesehatan dan usia panjang.

Bahkan, aktivitas fisik ringan pun memberi manfaat, seperti jalan kaki atau membersihkan rumah.

Bagi pria dan wanita usia tua, aktivitas tersebut bisa pula memperpanjang usia.

Sebuah studi lainnya yang dipublikasikan pada Januari lalu menemukan, bergerak (alih-alih hanya duduk diam di atas kursi) selama 30 menit setiap hari, bisa mereduksi risiko kematian dini hingga 17 persen.

Jika kamu ingin melakukan olahraga yang lebih keras, beberapa penelitian menemukan, olahraga tim seperti tenis atau sepakbola juga baik memperpanjang usia.

Sebab, kedua olahraga tersebut juga mampu meningkatkan interaksi sosial seseorang.

Tidak ada kata terlambat untuk berolahraga. Kamu sebaiknya memulai dari sekarang.

3. Menjaga berat badan sehat

Pola makan dan olahraga membantu orang-orang mampu menjaga berat badan sehat.

Studi Circulation mendefinisikan indeks massa tubuh ideal antara 18,5-24,9.

Obesitas diasosiasikan dengan penyakit kronis, termasuk diabetes tipe 2, penyakit kardiovaskular, hingga kanker, yang semuanya berkontribusi terhadap usia hidup.

Sebuah studi di tahun 2018 menemukan, obesitas yang semakin tinggi berpengaruh terhadap usia hidup masyarakat AS.

Obesitas menjadi penyebab kematian 186.000 orang per tahunnya di sana.

4. Membatasi konsumsi alkohol

Sejumlah studi meta analisa terhadap alkohol menyimpulkan, tidak ada jumlah aman dalam mengonsumsi alkohol.

Sebab, ada sejumlah risiko terkait adiksi, kanker, kecelakaan lalu lintas, dan lainnya.

Meskipun risiko kesehatan sebetulnya juga berkaitan dengan riwayat medis keluarga, penelitian menyarankan untuk membatasi konsumsi alkohol.

Hal tersebut penting untuk menghindari masalah kesehatan dan meningkatkan usia hidup. Jika mengacu pada aturan Pemerintah AS, wanita dianjurkan tidak mengonsumsi lebih dari segelas minuman beralkohol per hari, dan pria tidak lebih dari dua gelas per hari. 

5. Tidak merokok

Selain menyebabkan kanker paru-paru, rokok kerap dikaitkan dengan masalah penyakit serius, termasuk serangan jantung, stroke, dan sejumlah ancaman signifikan terhadap usia hidup.

Cara terbaik untuk mereduksi risiko tersebut adalah dengan tidak merokok.

Namun, jika kamu sudah merokok, para pakar menyarankan untuk berhenti merokok sesegera mungkin demi meminimalisasi ancaman terhadap kesehatan.

Baca juga:

 Tetap Segar di Usia Hampir 100 Tahun, Ini 4 Menu Makanan Rahasia Panjang Umur Ratu Elizabeth II

 Sehat dan Panjang Umur, Rahasianya Ada di 4 Jenis Rempah-rempah Ini!

 Jadikan Resolusi Yuk di 2018, Hidup Sehat dan Panjang Umur dengan 6 Pola Makan Ini!

 Menatap Payudara Bisa Bikin Pria Panjang Umur? Iiih, Nakal Ya. . .

 Tak Cuma Bikin Bodi Bagus, Latihan Kekuatan juga Bisa Bikin Panjang Um

Editor: Samir Paturusi
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved