Berita Balikpapan Terkini

Resmi Hari Ini, Polda Kaltim Kerahkan 488 Personel Gabungan di Operasi Patuh Mahakam 2019

Disela apel, Kapolda Kaltim menyematkan pita merah secara simbolis ke lengan peserta upacara, tanda dimulainya Operasi Patuh Mahakam 2019.

Penulis: Aris Joni | Editor: Budi Susilo
TribunKaltim.Co/HO Polda Kaltim
Suasana Apel Operasi Patuh Mahakam 2019 di lapangan SPN Brimob Polda Kaltim pada Kamis, (29/8/2019) pagi. 

TRIBUNKALTIM.CO, BALIKPAPANPolda Kaltim menggelar Apel Gelar Pasukan Operasi Patuh Mahakam 2019 di Lapangan Sekolah Polisi Negara (SPN) Balikpapan. Kamis pagi, (29/8/2019).

Apel tersebut dipimpin langsung Kapolda Kaltim, Irjen Pol Priyo Widyanto diikuti jajaran Polri, TNI dan Dinas Perhubungan (Dishub) Kaltim dan kota atau kabupaten serta musyawarah pimpinan daerah (Muspida) Balikpapan.

Bahkan, Pangdam VI/Mulawarman, Mayjen TNI Subiyanto juga turut hadir dalam apel itu.

Kapolda Kaltim, Irjen Pol Priyo Widyanto mengimbau kepada seluruh pengguna kendaraan agar selalu berhati-hati serta melengkapi berkas-berkas dan safety kendaraannya.

Ia menjelaskan, operasi patuh tersebut tidak hanya digelar di Kaltim saja, melainkan juga dilaksanakan serentak di seluruh Indonesia.

"Kegiatannya ini dilaksanakan selama dua minggu," ujarnya.

Disela apel, Kapolda Kaltim menyematkan pita merah secara simbolis ke lengan peserta upacara, tanda dimulainya Operasi Patuh Mahakam 2019.

Priyo melanjutkan, Operasi patuh mahakam tahun ini akan dilaksanakan selama 14 hari muali 29 Agustus hingga 11 September2019.

Diterangkannya, operasi patuh tersebut bertujuan untuk memberikan pemahaman berlalulintas hingga menekan bahaya lalulintas.

Bahkan, terdapat tiga hal penting yang menjadi tujuan diselenggarakannya operasi tersebut.

Diantaranya untuk meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya mentaati peraturan lalu lintas, seperti kelengkapan berkendaraan dan pemahaman tentang rambu lalulintas.

Kedua, untuk memgurangi angka kecelakaan serta menekan pelanggaran lalulintas yang beresiko menimbulkan korban.

"Total, ada 488 personel. Itu termasuk Dishub dan TNI,” terangnya.

Dirinya juga mengaku jumlah personel tersebut masih dapat bertambah sesuai kebutuhan dan kondisi di lapangan.

Dirinya berharap, masyarakat di Kaltim bisa lebih sadar mengenai aturan berkendaraan, sehingga angka pelanggaran dalam operasi ini bisa diminimalisir.

Halaman
123
Sumber: Tribun Kaltim
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved