Minggu, 19 April 2026

Salah Pergaulan Sejak SMP, Paskibra Ini Jarang Pulang dan Tidur Bersama Anak Jalanan

Nira Damayanti, Paskibra asal Blora, kerap menghilang dari rumah karena salah bergaul dengan anak jalanan, hingga akhirnya putus sekolah

Editor: Rafan Arif Dwinanto
TRIBUNNEWS/DANY PERMANA
Pasukan Paskibraka bertugas menaikan Bendera Merah Putih dalam Upacara Peringatan Detik-detik Proklamasi HUT ke-70 RI di Istana Merdeka, Senin (17/8/2015). 

TRIBUNKALTIM.CO - Salah Pergaulan Sejak SMP, Paskibra Ini Jarang Pulang dan Tidur Bersama Anak Jalanan.

Nira Damayanti, Paskibra asal Kabupaten Blora Jawa Tengah, dilaporkan hilang usai upacara penurunan bendera, 17 Agustus lalu.

Namun kini Nira Damayanti yang berusia 15 tahun sudah kembali ke keluarganya Kamis (29/8/2019).

Nira dikabarkan salah bergaul sejak SMP, kerap tak pulang ke rumah lantaran asik bergaul dengan anak jalanan.

Dilansir dari Kompas.com, Nira Damayanti (15), anggota pasukan pengibar bendera atau Paskibra asal Desa Waru, Kecamatan Jepon, Kabupaten Blora, Jawa Tengah, yang menghilang usai mengikuti upacara penurunan bendera pada Sabtu (17/8/2019).

Siswi kelas 1 SMK Bhina Mulya, Blora itu kini sudah kembali dalam pelukan keluarganya.

Anak Baiq Nuril Terpilih jadi Anggota Paskibraka Saya Bahagia sekali Hari Ini

Punya Nilai Plus, Paskibra Kutim Berpeluang Masuk Program S1 Pemerintahan Integratif

Daftar 68 Anggota Paskibraka Nasional, Satunya Pinjam Sepatu Robek saat Seleksi & Ingin jadi Polisi

Ayah Nira, Sudiran, mengatakan, putrinya itu sejak SMP sudah sering tidak pulang ke rumah akibat salah pergaulan.

Nira berteman dengan anak-anak jalanan hingga mengabaikan rutinitasnya sebagai pelajar dan kewajibannya sebagai anak.

"Sering tidak pulang ke rumah sejak SMP, ikut anak-anak jalanan.

Sudah berkali-kali dinasehati tapi tidak digubris," kata Sudiran saat dihubungi Kompas.com.

Nira Damayanti (15), gadis Paskibraka Kecamatan Jepon, Blora, Jateng.
Nira Damayanti (15), gadis Paskibraka Kecamatan Jepon, Blora, Jateng. ((Dokumen Polsek Jepon))

Dijelaskan Sudiran, selama ini Nira yang menghilang tanpa kabar itu diketahui ikut berkumpul di tempat tongkrongan anak-anak jalanan yang dikenalnya.

Mulai dari Blora, Demak hingga Grobogan.

"Iya nongkrong sana nongkrong sini dan tidur di mana saja.

Di rumah teman-temannya.

Pertama kali di Blora kemudian ke Demak dan terakhir di Grobogan," tutur Sudiran.

Sumber: Tribun Kaltim
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved