Berita Samarinda Terkini

YLKI Kaltim Ingatkan Warga Punya Hak tuk Tuntut PDAM Jika Distribusi Air Sering Mampet

YLKI Kaltim sekaligus Dosen Universitas Balikpapan Piatur Pangaribuan sebut warga punya hak tuk tuntut PDAM Samarinda jika pelayanan buruk.

Editor: Budi Susilo
TRIBUN KALTIM/NEVRIANTO HP
ILUSTRASI - Para ibu bersama puluhan warga RT 25, RT 27, dan RT 42 kelurahan Sempaja Utara Samarinda Utara, melakukan aksi demo menyampaikan aspirasi perlunya kebutuhan air bersih layak, di Kantor PDAM Samarinda di Jalan Tirta Kencana kota Samarinda, Kamis (28/12/2017). 

Kewajiban pemerintah ya memberikan pelayanan publik yang baik. Itu sesuai dengan UU 25 Tahun 2009 tetang Pelayanan Publik.

Kewajiban masyarakat sudah ya seperti bayar pemasangan instalasi, tapi bermasalah mengalirnya.

"Ya itu sebetulnya sudah melanggar hak warga kan," paparnya.

Permasalahan ini dikatakan Buyung, masyarakat dapat melaporkannya ke Ombudsman.

Atau lembaga negara yang memiliki kewenangan, untuk mengawasi penyelenggaraan layanan publik.

"Kalau pelayanan publik seperti ini bisa laporkan ke Ombudsman. Kalau berulang artinya tidak ada perubahan dan masyarakat dirugikan secara berulang, bisa saja dilaporkan ke atasaannya pemkot/walikota karena ini adalah BUMD. BUMD sendiri artinya punya masyarakat," jelasnya.

Dirinya menyebut, bilamana masyarakat merasa dirugikan secara materil, dapat melakukan penggugatan, karena dianggap ingkar memberikan pelayanan.

Kalau ada kerugian material ya bisa saja di gugat. Karena sudah ingkar memberikan pelayananan karena dianggap wanprestasi.

Apapun namanya lewat class action, demo, sampaikan kritik dan saran bisa saja langsung kepada OPDnya atau atasannya.

Karena ini BUMD ya kepala daerah juga harus tegas melihat buruknya kinerja orang-orang yang sudah di tunjuk untuk melaksanakan pelayanan," tandasnya.

"Jangan sampai orang-orang yang berikan pelayanan publik yang  buruk tapi menikmati gaji semata artinya itu buat berat beban anggaran daerah," tambahnya.

Petugas PDAM Tirta Segah tengah memantau kondisi air baku dari Sungai Segah.
Petugas PDAM Tirta Segah tengah memantau kondisi air baku dari Sungai Segah. (TribunKaltim.CO/Geafry Necolsen)

Kemudian Kepala Seksi Humas Perumda PDAM Tirta Kencana Kota Samarinda HM Lukman yang mengatakan, pihaknya saat ini sedang melakukan berbagai upaya perbaikan, dengan maksud agar layanan air ke sejumlah pelanggan tetap maksimal.

Memang dalam seminggu terakhir kemarin, ada banyak kendala, pertama ada perbaikan kebocoran di jalur Boster di Jl. Abdul Wahab Syahranie.

Tapi Alhamdulillah saat ini sudah teratasi. Dan dalam minggu ini ada kendala kebocoran pipa 400 mm juga di jalur boster wilayah AWS tepatmya di sekitar IPA Cendana.

"Selama 2 malam yang lalu, kendala sudah teratasi," jelas Humas Perumda PDAM Tirta Kencana Kota Samarinda HM Lukman, Kamis (29/8/2019) lalu 

Halaman
123
Sumber: Tribun Kaltim
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved