Indonesia vs Malaysia 2019, Pelatih Tan Cheng Hoe Waspadai Stefano Lilipally Cs

Pelatih kepala Timnas Malaysia, Tan Cheng Hoe mewaspadai enam pemain naturalisasi Timnas Indonesia.

Kompas.com / GARRY LOTULUNG
Timnas Indonesia 

Kemudian pada leg kedua yang dimainkan di Stadion Gelora Bung Karno, suporter Timnas Indonesia pun membalas perlakuan Malaysia.

Untuk menghindari amukan suporter Indonesia kepada Malaysia, tim Harimau Malaya sampai harus diangkut menggunakan barracuda dari hotel ke Stadion Gelora Bung Karno.

Kejadian yang hampir serupa terjadi pada SEA Games 2011 yang berlangsung di Jakarta, para pemain timnas U-23 Malaysia juga diangkut menggunakan kendaraan taktis (rantis).

Tak ingin kejadian serupa menimpa para pemain timnas Malaysia, media setempat menggantungkan harapan kepada sosok pelatih Timnas Indonesia, Simon McMenemy.

Simon McMenemy diharapkan bisa menjadi penjaga perdamaian pada laga panas antara dua rival bebuyutan itu.

Pelatih Timnas Indonesia, Simon McMenemy
Pelatih Timnas Indonesia, Simon McMenemy (Instagram / @officialpssi)

Media Malaysia, New Strait Times, menyebut karakter Simon McMenemy yang tegas bisa membuat para pemain Indonesia tak berani menampilkan insiden negatif.

Atmosfer adem di dalam lapangan karena tak ada insiden keributan antartim, diharapkan juga menular kepada penonton yang hadir langsung ke SUGBK.

"Memang seorang pelatih saja tak akan bisa mengontrol para suporter, tapi aksinya di lapangan bisa memengaruhi para pemain dan mendinginkan tensi pertandingan," tulis media asal Malaysia tersebut.

Simon McMenemy memang tak mau berkompromi dengan para pemain timnas yang tak bisa menjaga sikap.

Pelatih asal Skotlandia itu mencoret kapten Barito Putera, Rizky Pora, karena terbukti memukul winger PSM Makassar, Bayu Gatra.

Tanpa basa-basi Simon langsung memutuskan untuk mencoret Rizky Pora dan menggantinya dengan Febri Hariyadi, pemain sayap Persib Bandung.

Sebelum itu Simon McMenemy juga pernah mencoret kapten PS Tira-Persikabo, Manahati Lestusen, karena tidak menunjukkan sportivitas di dalam lapangan.

Federasi Sepak Bola Malaysia juga telah melakukan upaya pencegahan untuk menjaga keamanan para pemain timnas Malaysia di markas Indonesia.

Untuk melindungi para pemain Harimau Malaya, FAM membawa personel keamanan sendiri ke Jakarta.

"Akan ada provokasi dari suporter lawan dan media. Para pemain Malaysia tidak perlu khawatir tentang keamanan. Kami memiliki tim keamanan di sana. Polisi kami juga ada di sana untuk menjaga tim," kata Datuk Hamidin Mohd Amin, Presiden FAM.

Hamidin berharap dengan adanya jaminan keamanan, pemain Malaysia bisa fokus menampilkan yang terbaik melawan Indonesia.

Pemain jangan terprovokasi

Duel Timnas Indonesia kontra timnas Malaysia diprediksi akan berjalan panas akibat seperti yang pernah terjadi pada pertemuan sebelum-sebelumnya.

Pemain Timnas Indonesia maupun timnas Malaysia pun berpotensi akan saling memprovokasi untuk mengambil keuntungan buat timnya masing-masing.

Timnas Indonesia akan menjamu timnas Malaysia pada laga pertama babak kedua Kualifikasi Piala Dunia 2022 zona Asia, di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Kamis (5/9/2019).

Pelatih Timnas Indonesia, Simon McMenemy sadar dengan potensi tersebut dan sudah berpesan kepada pemainnya untuk bisa mengontrol emosinya di dalam pertandingan.

"Memang tak mudah mengontrol emosi mereka. Emosi adalah sesuatu yang tak bisa dikontrol orang lain," kata Simon McMenemy kepada wartawan.

Timnas Indonesia
Timnas Indonesia (pssi.org)

"Bisa saja pemain ditendang dan terprovokasi. Yang harus diingat adalah pemain harus bisa mengontrolnya. Harus begini, 'saya ingin main bagus, dan itu yang ingin saya lakukan'," ujarnya menambahkan.

Simon McMenemy paham betul timnas Malaysia menyadari hal tersebut dan bisa saja akan dimanfaatkan mereka dalam pertandingan nanti.

Dia tak ingin provokasi dan sikap emosional pemainnya berakibat buruk buat Pasukan Garuda.

"Seperti itu seharusnya pemain bersikap. Malaysia tahu masalah ini, mereka bisa datang dan coba provokasi, bisa saja," tutur pelatih asal Skotlandia.

"Pemain harus tahu itu akan terjadi. Pengalaman dari pemain lah yang akan membantu untuk mencegah hal-hal seperti itu," ucapnya.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Indonesia Vs Malaysia, Agenda Timnas dan Harimau Malaya pada Hari Ini", https://bola.kompas.com/read/2019/09/04/06014108/indonesia-vs-malaysia-agenda-timnas-dan-harimau-malaya-pada-hari-ini

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved