PT. Indexim Coalindo Aktif Laksanakan Program CSR, Mulai Adakan Pelatihan Hingga Memberikan Beasiswa
PT Indexim Coalindo menjalankan CSR bekerjasama dengan BLK Samarinda mengadakan pelatihan kerja
Penulis: Aris Joni | Editor: Rafan Arif Dwinanto
TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Selain melakukan kegiatan penambangan di wilayah operasinya, perusahaan tambang juga sementinya harus memperhatikan dan terlibat langsung dalam upaya kesejahteraan dan peningkatan kualitas dan kompetensi sumber daya manusia (SDM) disekitar wilayah operasi.
Seperti yang dilakukan salah satu perusahaan tambang yakni PT Indexim Coalindo yang beroperasi di wilayah kabupaten Kutai Timur.
Perusahaan ini rutin mengeluarkan dana Social Responsibility (CSR) sebagai kepedulian terhadap masyarakat yang berada disekitar wilayah operasinya.
Saat ini, melalui Program CSRnya, PT Indexim Coalindo bekerjasama dengan BLK Samarinda sedang melakukan pelatihan berbasis kompetensi di kantor Balai Latihan Kerja (BLK) Samarinda yang diikuti 41 pemuda di sekitar wilayah operasi di Kutai Timur dari jumlah total peserta 160 peserta.
"Ini sebagai wujud kepedulian kami, untuk pengembangan SDM di sekitar wilayah kerja tambang kami," ucapnya kepada Tribunkaltim.co, Selasa (10/9/2019).
Tak hanya itu, sekitar dua hingga masuk tiga tahun ini PT Indexim Coalindo juga memberikan beasiswa kepada masyarakat di sekitar wilayah operasi.
Tercatat sudah mencapai 10 orang yang mendapat beasiswa atau biaya pendidikan kuliah perbulannya hingga mencapai Rp 2,5 juta perbulan.
Ia membeberkan, ada sebanyak enam mahasiswa yang dikirim ke Politeknik di Tangerang selama tiga tahun dan sekitar tahun lalu juga pihaknya ada mengirimkan beberapa orang untuk dikuliahkan.
"Saat ini sudah tahun berjalan," tuturnya.
Diakuinya, PT Indexim Coalindo mengembangkan potensi kaum muda yang berada disekitar wilayah operasi tambang PT Indexim Coalindo dengan tujuan sebagai bekal untuk menjadi seseorang yang mandiri.
"Jadi tidak terlalu bergantung pada perusahaan atau sumber daya alam yang ada. Tapi mereka bisa membuka usaha sendiri untuk bekal hidupnya kelak," ungkapnya.
• Polda Kaltim Periksa Saksi Distamben Tekait Kasus Manipulasi Dokumen Tambang Batu Bara
• Kasus Manipulasi Dokumen Tambang Batu Bara, Polda Kaltim Periksa Saksi dari Dinas ESDM
• GM Pertamina Akui BBM Subsidi Rawan Penyalahgunaan, Terutama Daerah Tambang dan Sawit
Diikuti 160 Peserta
PT Indexim Coalindo bersama Balai Latihan Kerja (BLK) Samarinda melaksanakan Pelatihan Berbasis Kompetensi kepada 160 peserta pelatihan guna meningkatkan kemampuan Sumber Daya Manusia (SDM) di Kalimantan Timur (Kaltim).
Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Selasa, (10/9/2019) sekitar pukul 10.00 wita di Kantor BLK Samarinda dan dibuka langsung Kepala Disnaker kota Samarinda, Lujah Irang serta di hadiri Direktur CSR PT Indexim Coalindo, Muljawan Margadana dan Kepala BLK Samarinda, Andri Susila.
Dalam kesempatan tersebut, Direktur CSR PT Indexim Coalindo, Muljawan Margadana mengatakan, kegiatan tersebut merupakan pelatihan yang pertama kali dilakukan bekerjasama dengan BLK Samarinda.
Ia menjelaskan, dalam pelatihan tersebut, dari PT. Indexim Coalindo melibatkan sebanyak 41 orang dibidang Las, Perbaikan AC, dan Menjahit yang tersebar di tiga kecamatan di Kutai Timur. Sedangkan peserta lain, sebagian besar dari Kota Samarinda.
"Sisanya peserta dari daerah lain di Kaltim," ujarnya kepada Tribunkaltim.co, disela-sela kegiatan.
Muljawan menegaskan, perusahaannya berkomitmen mengembangkan potensi kaum muda yang berada disekitar wilayah operasi tambang PT Indexim Coalindo dengan tujuan sebagai bekal untuk menjadi seseorang yang mandiri.
"Jadi tidak terlalu bergantung pada perusahaan atau sumber daya alam yang ada. Tapi mereka bisa membuka usaha sendiri untuk bekal hidupnya kelak," ungkapnya.
Dirinya juga optimis dalam pelatihan tersebut, BLK Samarinda sebagai lembaga yang berkompeten dalam meningkatkan kompetensi SDM dapat memberikan ilmu ynag bermanfaat kepada peserta.
"Harapan saya pasca kegiatan ini para peserta tidak berhenti sampai disini. Tapi dapat melanjutkan langsung ke proses wirausahanya," harap Muljawan.
Sementara itu, Kepala BLK Samarinda, Andri Susila mengungkapkan, pelatihan tersebut dilaksanakan selama 240 jam atau sekitar hampir satu bulan.
Pada pelatihan tersebut, peserta akan dibagi satu kelas berisi 16 peserta dengan jumlah kelas sebanyak 10 kelas.
"Jadi total peserta 160 orang," singkatnya.
Ia juga menerangkan, pada pelatihan itu, terdapat 10 program yang akan diberikan, diantaranya kendaraan ringan sistem konvensional, listrik bangunan sederhana, surveyor, las, kendaraan ringan sistem injeksi, menjahit komponen pakaian, perakitan komputer, perawatan AC split dan waiters.
"Tapi khusus PT Indexim Coalindo kita berikan tiga program saja dari 10 program itu, diantaranya las, menjahit komponen pakaian dan perawatan AC split," terangnya.
Terpisah, Kepala Disnaker kota Samarinda, Lujah Irang mengapresiasi kegiatan yang dilakukan PT Indexim Coalindo bersama BLK Samarinda dalam rangka meningkatkan kompetensi para pemuda di Kaltim.
Terlebih ucap dia, dengan ditunjuknya Kaltim sebagai Ibukota Negara sudah semestinya SDM lokal dapat bersaing dengan SDM yang nantinya akan masuk ke Kaltim.
"Dengan kita ditunjuk presiden sebagai ibukota, tentu persaingan semakin ketat.
SDM Kita harus mampu bersaing dan berkompetisi dengan SDM dari luar," tegas Lujah.
Ia menambahkan, sebagai bentuk support kepada para peserta dan masyarakat, pemerintah juga telah memasukkan promosi atau informasi lowongan yang diberitahukan kepada masyarakat.
"Kita juga selalu menginformasikan kalau ada lowongan kepada publik," tutupnya.
Dalam kegiatan tersebut juga dilakukan penandatanganan MoU antar PT. Indexim Coalindo dengan BLK Samarinda dan disaksikan langsung kepala Disnaker Kota Samarinda sebagai bentuk kerjasama yang dimungkinkan akan berkesinambungan kedepannya. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/pt-indexim-coalindo-2.jpg)