Tingkatkan Kewaspadaan Potensi Kebakaran Lahan, BMKG dan BPBD Balikpapan Terus Awasi Hotspot

BMKG Balikpapan bersama BPBD Balikpapan berkoordinasi dalam hal pemantauan hotspot atau titik panas untuk antisipasi kebakaran lahan

Tingkatkan Kewaspadaan Potensi Kebakaran Lahan, BMKG dan BPBD Balikpapan Terus Awasi Hotspot
NET/GOOGLE
Ilustrasi - Titik api (hotspot) di sejumlah wilayah Indonesia. 

TRIBUNKALTIM.CO, BALIKPAPAN – Kemarau disertai angin kencang menerpa wilayah di Kalimantan Timur termasuk Kota Balikpapan.

Sudah beberapa pekan ini Kota Balikpapan tidak diguyur hujan lebat.

Belum lagi beberapa hari terakhir banyak terjadi kebakaran lahan disekitaran Kota Balikpapan.

Dalam hal ini BMKG Balikpapan terus memantau hotspot atau titik panas di wilayah Kalimantan Timur, termasuk juga BMKG Balikpapan.

Dari keterangan prakirawan Diyah Novrida pada Tribunkaltim.co setiap harinya laporan update terbaru mengenai hotspot selalu diterima oleh BMKG Balikpapan yang kemudian laporan tersebut akan diteruskan ke BPBD Balikpapan.

“Pantauan Selasa kemarin setidaknya ada 241 titik panas tersebar di Kaltim.

Namun untuk di Kota Balikpapan sendiri belum ada,” terang Diyah

Kendati demikian bukan berarti pengawasan dan kewasapadaan tidak ditingkatkan.

Dijelaskan lebih lanjut oleh Kepala pelaksana BPBD Balikpapan Suseno, menerangkan bahwa banyak sekali hal yang dapat terindikasi sebagai titik hotspot atau titik panas.

“Orang bakar sampah, bahkan mobil yang dijemur dibawah terik matahri bahkan bisa menjadi hotspot.

Halaman
12
Penulis: Faris Dzulfiqar Fasya
Editor: Rafan Arif Dwinanto
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved