Ngaku-ngaku TNI, Pria Ini Jadi Lebih Mudah Nipu Korban yang Rata-rata Wanita Belum Menikah

Sudiyar ditangkap karena melakukan penipuan dan pencurian. Dalam menjalankan aksinya, Sudiyar mengaku sebagai anggota TNI.

Editor: Doan Pardede
(KOMPAS.com/LABIB ZAMANI)
Kapolres Boyolali AKBP Kusumo Wahyu Bintoro dalam konferensi pers kasus penipuan dan penggelapan dengan modus mengaku anggota TNI di Boyolali, Jawa Tengah, Kamis (12/9/2019). 

Pelaku menghubungi korban dengan alasan ada salah satu anggota keluarga korban yang terjaring razia narkoba.

Korban yang panik menyetujui bertemu dengan pelaku untuk membicarakan masalah tersebut.

Korban kemudian segera datang ke Kabupaten Lampung Utara, pada malam hari.

Korban saat itu datang dengan mengendarai mobil Honda Jazz warna merah.

“Korban dan pelaku janjian bertemu di warung nasi yang berada di samping Taman Makam Pahlawan,” kata Hendrik.

Di lokasi pertemuan, pelaku yang sudah menunggu kembali memperdayai korban dengan mengaku sebagai ajudan Kasat Narkoba Polres Lampung Utara.

Pelaku meminta agar korban menunggu di warung itu dan meminjam mobil korban dengan alasan menjemput Kasat Narkoba Polres Lampung Utara.

"Namun, pelaku tidak kembali lagi ke lokasi dan membawa kabur mobil itu," kata Hendrik.

Setelah itu, korban melaporkan penipuan dan pencurian itu ke Polres Lampung Utara.

Dian ditangkap bersama dua orang penadah barang curian, yakni Lamidi (51) warga Desa Sidorahayu, Lampung Utara dan Feri Irawan (27) warga Desa Blambangan, Lampung Utara.

(*)

Tonton Juga:

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved