Meski Ada Kabut Asap di Kaltara, Aktivitas Pelayaran Masih Normal, Tercatat 23 Titik Panas

Walau speedboat masih melayani penumpang dengan normal, namun Unit Penyelenggara Pelabuhan atau UPP memberi imbaun khusus ke motoris

Meski Ada Kabut Asap di Kaltara, Aktivitas Pelayaran Masih Normal, Tercatat 23 Titik Panas
TribunKaltim.co/M Arfan
Sebuah perahu melintasi Sungai Kayan di Tanjung Selor, Bulungan, Ahad (15/9/2019). 

TRIBUNKALTIM.CO, TANJUNG SELOR - Selain mengganggu penerbangan, kabut asap yang menyelimuti sebagian besar wilayah Kalimantan Utara (Kaltara), juga sedikit memengaruhi aktivitas transportasi air, khususnya pergerakan penumpang antar kabupaten/kota di Kalimantan Utara.

Walau speedboat masih melayani penumpang dengan normal, namun Unit Penyelenggara Pelabuhan atau UPP memperingatkan motoris untuk menurunkan kecepatan speedboat ketika berlayar.

"Iya, kami sudah meminta semua motoris untuk berhati-hati. Mengurangi kecepatan speedboat dari kecepatan normal biasanya. Kita lebih baik agak lambat demi keselamatan kita semua," sebut Mulyono, Kepala Kesyahbandaran Kelaiklautan Pelabuhan Unit Penyelenggara Pelabuhan (UPP) Kelas II Tanjung Selor, MUlyono mengemukakan, kepada Tribunkaltim.co, Ahad (15/9/2019).

Menurut Mulyono, tetap beroperasinya speedboat reguler khususnya rute Tanjung Selor dan sebaliknya melihat kemampuan dan kesanggupan motoris.

"Kami sudah menanyakan, dan Alhamdulillah masih bisa berlayar dengan jarak pandang 500 - sampai 1000 meter," ujarnya.

Selain itu, speedboat reguler yang melayani penumpang sudah dilengkapi alat navigasi yang baik.

"Jadi pada intinya, motoris sudah berkomitmen untuk menjaga kecepatan aman selama pelayaran. Termasuk jarak untuk melihat hambatan di air, masih aman," ujarnya.

BMKG Stasiun Tanjung Harapan, Tanjung Selor melaporkan, citra sebaran asap di wilayah Kalimantan Utara bergerak ke arah Tenggara ke Barat Laut dengan kecepatan angin 6-10 knots. Arah sebaran asap di Kalimantan Utara ke arah Timur Laut.

"Sebaran asap ini mempengaruhi aktivitas penerbangan dan pelayaran. Jarak pandang pantauan terakhir di wilayah bandar udara Tanjung Harapan dari pagi hingga sore mencapai 300-500 meter," ujar Kepala BMKG Stasiun Tanjung Selor, M Sulam Khilmi.

Sebuah perahu melintasi Sungai Kayan di Tanjung Selor, Bulungan, Ahad (15/9/2019).
Sebuah perahu melintasi Sungai Kayan di Tanjung Selor, Bulungan, Ahad (15/9/2019). (TribunKaltim.co/M Arfan)

Sebaran hostspot di Kaltim dan Kaltara

Halaman
123
Penulis: Muhammad Arfan
Editor: Doan Pardede
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved