Darurat Kabut Asap
Kebakaran Lahan Landa 3 Kampung di Mangkupadi Kalimantan Utara, Wabup Bulungan Ikut Tinjau Langsung
Wabup Bulungan beserta Dandim 0903 Tsr, kapolres bulungan dan kasat pol pp bulungan meninjau lokasi atau karhutla kebakaran hutan dan lahan.
TRIBUNKALTIM.CO, TANJUNG PALAS TIMUR - Bencana kebakaran hutan dan lahan tidak hanya terjadi di Kalimantan Timur namun juga berlangsung di daerah Kalimantan Utara.
Sejauh ini, kondisi di Kalimantan Utara terutama di daerah Kabupaten Bulungan mengalami petaka kebakaran hutan dan lahan.
Berdasarkan postingan dari warganet media sosial Facebook Sutris Man, Senin (16/9/2019), mengabarkan, jika peristiwa kebakaran hutan dan lahan yang ada di Kalimantan Utara.
Kejadian ini ada di Tanjung Palas Timur Kabupaten Bulungan juga terjadi di tiga wilayah yang masuk dalam daerah Desa Mangkupadi.
"Wabup Bulungan beserta Dandim 0903 Tsr, kapolres bulungan dan kasat pol pp bulungan meninjau lokasi atau karhutla kebakaran hutan dan lahan, Bersama" bersinergi berupaya memadamkan api yg terdapat di beberapa daerah yang berada di Desa Mangkupadi, Kampung Baru, Karang Tigau dan Pindada Kecamatan Tanjung Palas Timur, Minggu 15 September 2019," tulisnya.

Kabar sebelumnya, Desa Mangkupadi memang diselimuti kabut asap.
Hal ini disampaikan oleh Kepala Desa Mangkupadi, Hanapiah kepada Tribunkaltim.co melalui sambungan saluran telekomunikasi WhatsApp pada Sabtu (14/9/2019) siang.
Dia menjelaskan, kondisi kabut asap ini belakangan datang ke Desa Mangkupadi. Dirinya klaim bahwa kabut asap ini sebab adanya kebakaran hutan dan lahan di berbagai wilayah.
Yang pasti bukan dari Desa Mangkupadi.
Kata Hanapiah, kabut asap berasal dari daerah lain, bukan bersumber dari Desa Mangkupadi, Kalimantan Utara.
Menurut dia, kondisi desa yang diselimuti kabut asap tidak sampai menghambat warga untuk beraktivitas.
Sejauh ini warga masih bisa melakukan kegiatan di luar rumah, baik itu untuk bertani atau berdagang seperti biasanya.
Hanya saja, kondisi kabut asap juga tidak baik untuk dihirup.
"Kami pemerintahan desa hanya mengimbau pakai masker bila beraktivitas banyak di luar rumah," ujarnya.