Dilengkapi 6 Stasiun, Jalur Kereta Api Tanjung Selor-Mangkupadi Kaltara Butuh Biaya Rp 6,1 Triliun

Rencanakan bangun jalur kereta api Tanjung Selor-Mangkupadi sepanjang 75 km, Pemprov Kaltara cari investor untuk penuhi anggaran Rp 6,1 Triliun

Penulis: Rita Noor Shobah |
TRIBUN KALTIM/ M ARFAN
Taupan Majid, Kepala Dinas Perhubungan Kalimantan Utara 

"Kita ketahui bersama, bahwa kawasan industri di Tanah Kuning-Mangkupadi itu sudah menjadi proyek strategis nasional.

Dan kita harus menyiapkan simpul transportasinya sejak dari sekarang untuk kelancaran arus distribusi dari dan ke kawasan industri tersebut," ujarnya.

Berdasarkan dokumen perencanaan yang disusun Dinas Perhubungan bekerjasama dengan STTD Bekasi, koridor Tanjung Selor-Mangkupadi akan dilengkapi 6 (enam) stasiun.

Masing-masing di Tanjung Selor, Apung, Sajau Hilir, Binai, Tanah Kuning dan Mangkupadi.

Taupan Majid, Kepala Dinas Perhubungan Kalimantan Utara
Taupan Majid, Kepala Dinas Perhubungan Kalimantan Utara (TRIBUN KALTIM/ M ARFAN)

Taupan Majid mengungkapkan, perencanaan pembangunan jaringan jalur kereta api memang harus dimulai sejak sekarang agar Kalimantan Utara lebih siap.

Seperti halnya jaringan kereta api Makassar - Pare-pare yang saat ini sudah berprogres fisik.

"Karena memang untuk merealisasikan rel kereta api itu relatif agak lama. Jadi kalau tidak sekarang, kita akan ketinggalan," ujarnya.

Secara pembiayaan, sebutnya, Pemprov Kalimantan Utara tidak mungkin bisa membiayai pembangunan rel kereta api Tanjung Selor - Mangkupadi dengan APBD yang relatif masih kecil.

Untuk itu sebutnya, diperlukan dukungan APBN dan atau investor.

"Tentunya kita berharap dengan kesiapan perencanaan yang kita lakukan, ada investor yang tertarik. Jadi apabila pemeintah masih terbatas anggaran, kita pancing dengan investor. Mudah-mudahan ada itu," ujarnya.

Berdasarkan kajian yang disusun Dinas Perhubungan Kalimantan Utara pembangunan rel kereta api Tanjung Selor-Mangkupadi sepanjang 75 kilometer membutuhkan dana kurang lebih Rp 6,1 triliun.

Dana sebanyak itu diperlukan untuk pembebasan lahan dan land clearing, passing track, pengadan bahan, pekerjaan jalur kerta api, pekerjaan 6 jembatan, bentang rel, fly over/underpass, pekerjaan sinyal dan telekomunikasi, pembangunan stasiun, dan pendirian Balai Yasa dan Depo.

Rencana Jajaki Investor dari Rusia

Pemprov Kalimantan Utara berharap jaringan jalur kereta api Tanjung Selor-Mangupadi di Kabupaten Bulungan bisa dilirik investor.

Kepala Dinas Perhubungan Kalimantan Utara Taupan Majid mengungkapkan, untuk itu perlu dilakukan penjajakan dengan investor baik di dalam maupun di luar negeri.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Kaltim
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved